Berita UtamaPolitik

Kawal Kemajuan UMKM dan Koperasi

Anim Imanudin, Anggota DPRD Kota Bekasi Fraksi PDI Perjuangan

FOTO BERSAMA : Anggota fraksi PDI perjuangan DPRD Kota Bekasi, Anim Imanudin saat foto bersama dengan menteri koperasi dan UMKM Teten Masduki belum lama ini.ISTIMEWA/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Kemajuan Usaha Mikro Kecil menengah (UMKM) dan koperasi menjadi salah satu tolak ukur pembangunan ekonomi di daerah tersebut. Sehingga, jika UMKM nya maju, maka perekonomian masyarakatnya membaik. Demikian ditegaskan anggota fraksi PDI perjuangan DPRD Kota Bekasi, Anim Imanudin.

Wakil Ketua I DPRD Kota Bekasi ini menyebut, UMKM dan Koperasi ini merupakan bidang ekonomi kreatif yang kedepan bakal menjadi pondasi dasar yang paling terkuat dan berdampak bagi Tanah Air. Terlebih, pasca Pandemi Covid-19 dalam hal peningkatan perekonomian.

Anim mengatakan, berkenaan atas prospek itulah kebijakan dan aturan perlu dibuat, baik oleh Pemerintah pusat maupun daerah guna mendukung aktivitas para pelaku UMKM dan Koperasi di daerah penyangga ibukota, untuk bentuk perhatian buat kehidupan masyarakat untuk maju dan berkembang, khususnya soal ekonomi kreatif kedepannya.”Apalagi di tengah Pandemi ini, jelas mereka paling terkena dampak saat ekonomi kita anjlok,” kata Anim.

PENGHARGAAN : Anggota fraksi PDI perjuangan DPRD Kota Bekasi, Anim Imanudin saat menerima penghargaan.

Dengan adanya Peraturan Daerah (Perda) yang sudah dibentuk, diakui politisi PDIP, UMKM dan Koperasi bakal mendapat perhatian lebih dari Pemerintah daerah agar tetap bisa berdiri dan berkembang. Pasalnya, dalam Perda ini termaktub tentang berbagai bantuan yang bisa didapat dari Pemda.

“Jadi, dalam Perda ini berisikan sejumlah bantuan, seperti bantuan hibah, bantuan permodalan bunga ringan bahkan tanpa bunga. Selain itu, untuk pengembangan SDM dan juga pelatihan manajemen. Semua diatur didalamnya,” ungkap Anim.

RESES : Anggota fraksi PDI perjuangan DPRD Kota Bekasi, Anim Imanudin saat melakukan jaring aspirasi melalui kegiatan reses.

“Intinya, adanya Perda ini tidak ada lagi alasan UMKM dan Koperasi itu kesulitan di Kota Bekasi, karena dari produk atau regulasi yang dibuat ini bertujuan untuk memudahkan apa yang sulit selama ini. Bahkan, kalau dulu perizinannya sulit maka adanya Perda cuma izin RT/RW sudah bisa mendirikan Koperasi dan UMKM,” sambungnya.

Dia berharap produk yang dihasilkan oleh DPRD dan juga Pemda ini bisa disosialisasi secara masif, terutama oleh Dinas UMKM dan Koperasi agar masyarakat tahu dan bisa memanfaatkan kebijakan ini, karena jangan sampai ketika ini dibuat tapi masyarakat malah tidak tahu dan memanfaatkannya.

FOTO BERSAMA : Anggota fraksi PDI perjuangan DPRD Kota Bekasi, Anim Imanudin bersama sejumlah anggota DPRD Kota Bekasi lainnya saat foto bersama dengan pelaku UMKM.

“Jadi, kita memohon bila perlu dari sekarang bisa sosialisasikan, agar jangan sampai masyarakat tak tahu ada Perda yang kita buat karena ini tujuannya untuk mereka. Tapi untuk saat ini kami lihat pengembangan dari pelaku UMKM sudah meningkat, khususnya para kalangan milenial yang nampak terlihat bersemangat untuk membangun usahanya di berbagai bidang,” pungkasnya. (mhf/adv)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button