Metropolis

Kebutuhan Pokok Merangkak Naik

RADARBEKASI.ID, BEKASI SELATAN – Lonjakan harga kebutuhan pokok mulai terjadi di sejumlah pasar tradisional maupun modern jelang akhir tahun. Kenaikan terjadi cukup signifikan dan diprediksi akan terjadi hingga pergantian tahun.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kota Bekasi, Tedi Hafni mengatakan, kenaikan harga bahan pokok terjadi sejak beberapa hari yang lalu.

Kenaikan terjadi memasuki hari-hari besar, seperti natal dan tahun baru. Serta ada faktor lain yang membuat bahan pokok naik, diantaranya faktor cuaca.”Kenaikan baru beberapa hari ini ya. Harganya naik turun-naik turun. Seperti cabai, bawang, telur ayam negeri dan kampung,” kata Tedi sapaan akrabnya kepada Radar Bekasi, Selasa (16/11).

Kenaikan harga, lanjut dia, biasanya juga karena pasokan menurun dan permintaan tinggi. Kenaikan harga bahan pokok tersebut dialami di seluruh pasar tradisional maupun pasar modern.”Ya karena pemasoknya sama jadi kalau naik satu, pastinya akan naik semuanya,” ucapnya.

Dirinya juga mengaku, dengan adanya kenaikan harga bahan pokok. Pihaknya masih menunggu dari pemerintah pusat terkait rencana operasi pasar.

Ia beralasan masih banyak hal yang harus diperhatikan salah satunya adalah penanganan Covid-19 yang belum selesai.

“Kita belum lakukan langkah-langkah. Seperti operasi pasar itu belum, tapi tentunya kita menunggu dari kementerian. Kalau harganya semakin naik akan jadi bahan pertimbangan oleh pihak Kementerian dan akan menentukan langkah,” terangnya.

Ia juga meminta kepada masyarakat yang tergantung dari bahan pokok yang saat ini naik, supaya bisa mengurangi atau dapat menyiasati pemakainya agar tidak terlalu terbebani dengan kenaikan harga. “Saya harap dalam waktu dekat harga bisa stabil kembali. Dan untuk Stok hingga saat ini masih aman, kita akan pantau terus perkembangannya,” ungkapnya.

Diketahui, kenaikan harga terjadi pada cabai merah dari Rp 35 ribu per kilogram menjadi Rp 40 ribu. Cabai rawit merah dari Rp 20 ribu per kilogram menjadi RP 25 ribu per kilogram.

Bawang merah dari harga Rp15 ribu menjadi RP 20 ribu per kilogram. Serta untuk bahan pokok lainnya naik berkisaran dari Rp 1.000 hingga Rp 2.000 lebih. Ketan hitam naik menjadi Rp.22.000 per kilogram, Ketan Putih, Rp 14 per kilogram. Gula merah Rp18 per kilogram. Terigu cakra Rp 15 ribu per kilogram daging ayam negeri Rp 38 ribu per ekor. Telur ayam negeri Rp 25 ribu per kilogram, telur ayam kampung Rp 2.500 per butir.

 Pantauan Radar Bekasi, kenaikan harga cukup tinggi juga terjadi pada minyak goreng. Minyak goreng kemasan 2 liter yang sebelumnya Rp 28 ribu kini ada yang mencapai Rp 39 ribu. (pay)

Related Articles

Back to top button