BEKACITIZENOpini

Memiliki  Hati  Seluas  Samudra

Oleh. Achmad Muwafi, Lc, Kepala SDIT Baitul Halim Tambun Bekasi

RADARBEKASI.ID, BEKASI – WAHAI Tuhanku, lapangkanlah bagiku dadaku, dan mudahkanlah bagiku urusanku, dan lancarkanlah lidahku supaya mereka faham ucapanku adalah doa yang dibaca oleh Nabi Musa as agar mendapatkan kelapangan hati dan kemudahan dari Allah swt ketika berhadapan dengan Fir’aun raja yang dhalim yang pernah mengaku dirinya sebagai tuhan.

Doa Nabi Musa as ini mengandung tiga jenis permohonan yaitu agar dilapangkan hatinya, dihilangkan kesusahan yang ada di dalam hati, memohon kepada Allah swt agar diberikan kemudahan dalam menjalankan urusan serta diberikan kelancaran dalam berbicara sehingga yang mendengarkan dapat mengerti apa yang beliau ucapkan.

Di dalam Al-Quran terdapat banyak sekali ayat yang berisi doa agar diberikan hati yang tenang, lapang, dan tentram. Diantaranya yang terdapat dalam surat Ar-Ra’d ayat 28, Allah swt berfirman, “(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tentram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tentram.”

Di dalam tafsir Al-Wajiz dijelaskan bahwa diantara tanda orang-orang yang beriman yaitu mereka senantiasa mengingat Allah swt, dengannya semua kegundahan dan kegelisahan hati mereka akan lenyap dan berganti dengan kebahagiaan hati dan kenikmatan-kenikmatannya.  Dan tidak ada sesuatu pun yang lebih nikmat, lebih memikat, dan lebih manis bagi orang-orang yang beriman, daripada kenikmatan kepada sang pencipta, berdekatan, dan mengenal-Nya.

Ayat ini memerintahkan kepada manusia agar senanatiasa mengingat Allah swt dengan memperbanyak berdzikir di dalam hati dan menyebut-Nya dengan lidah, karena dzikir merupakan salah satu amalan atau ibadah yang paling disukai oleh Allah swt juga mengandung banyak manfaatnya

Terdapat dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Imam At-Tirmidzi bahwasannya Rasulullah saw pernah bersabda, “Maukah kamu aku tunjukkan kepadamu perbuatan yang terbaik, paling suci di sisi Tuhanmu (Allah swt), dan paling mengangkat derajatmu, dan lebih baik bagimu daripada infak emas atau perak?, para sahabat menjawab, “Mau wahai rasulullah!”. Beliau bersabda, “Berdzikirlah kepada Allah yang Maha Tinggi.”

Orang yang senantiasa berdzikir setiap harinya akan dijanjikan surga oleh Allah swt. Ini sebagaimana sabda Nabi Muhammad saw, “Barangsiapa berdzikir di siang hari dengan penuh keyakinan, lalu ia mati sebelum sore hari, maka ia termasuk penghuni surga. Dan barangsiapa yang berdzikir di malam hari dengan penuh keyakinan, lalu ia mati sebelum subuh, maka ia termasuk penghuni surga.” (HR. Bukhari)

Ya Allah, bantulah aku untuk senantiasa mengingat-Mu dan bersyukur kepada-Mu, serta dapat beribadah dengan baik kepada-Mu. Amin. (*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button