Metropolis

Lanjutan Proyek Tahun Depan

RADARBEKASI.ID, BEKASI TIMUR- Pembangunan Destinasi Wisata Air Kalimalang yang sempat tertunda di tengah Pandemi Covid-19, dijadwalkan akan kembali digarap pembangunannya tahun 2022 mendatang.

 

Sejauh ini proyek lanjutan  masih dalam penyusunan dan pembahasan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat, sebelum nantinya pembangunan fisik bakal digarap Kementerian PUPR. Sebelumnya, groundbreaking tahap pertama proyek itu, berlangsung Rabu 25 September 2019 lalu.

 

“Jadi sementara ini masih dalam tahap proses penyelesaian perencanaan oleh Dinas SDA Pemprov Jabar. Dan tahun depan akan dikerjakan fisiknya oleh kementerian PUPR,” ujar Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi, Arief Maulana kepada Radar Bekasi, Minggu (21/11).

 

Arief mengaku, hingga saat ini tak mengetahui detail progres pembangunan tahap pertama proyek revitalisasi Kalimalang yang dikabarkan akan menyerupai sungai di Cheonggyecheon di Seoul, Korea Selatan itu.

 

Dikarenakan, tahap pertama itu sudah dikerjakan oleh Provinsi Jabar. Hanya saja belum terlihat hasilnya dan masih belum tertata.”Itu nanti akan dilanjutkan oleh Kementerian PUPR nantinya. Terkait desain sampai saat ini juga belum tuntas. Masih di dalam pembahasan DED nya,” ujarnya.

 

Lanjut dia, jika DED sudah selesai nantinya Pemerintah Kota Bekasi juga akan diberikan gambaran dari hasil perencanaan sebagai bahan untuk diinformasikan kepada masyarakat Kota Bekasi.

 

Namun, informasi yang didapat kelanjutan pembangunan ditargetkan 2022 mendatang.”Hasil rapat kemarin seperti itu informasinya. Akan dikerjakan di tahun 2022 mendatang Pembangunan Destinasi Wisata Air Kalimalang,” terangnya.

Saat ini Pemerintah Kota Bekasi masih menunggu perencanaan selesai yang sedang digarap oleh Dinas SDA Pemprov Jabar.

 

Pasalnya Kalimalang sebagai saluran air yang melintas di pusat Kota Bekasi, diharapkan tertata rapi, karena dinilai mencerminkan Kota Bekasi.

“Jadi, harapan kami kepada Pemprov Jabar dan Kementerian PUPR, tentunya harus disesuaikan dengan kondisi di mana lokasi tersebut sebagai wajah Pemerintah Kota Bekasi. Kita juga berharap taman yang dibangun menjadi tempat wisata untuk masyarakat Kota Bekasi,”tegasnya.

 

Sehingga kata dia fungsi dari Kalimalang bukan hanya mengalirkan air sebagai bahan baku air DKI Jakarta, tetapi juga sebagai objek wisata masyarakat Kota Bekasi dan sekitarnya. ”Untuk anggarannya kita juga belum mengetahui karena DED nya belum keluar,” tutupnya. (pay)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button