Shaf Shalat Dirapatkan, Dinkes Minta Jaga Prokes

Illustrasi Shalat Berjamaah

RADARBEKASI.ID, CIKARANG PUSAT – Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Bekasi, memastikan kapasitas shalat di Masjid sudah bisa 85 persen pada penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1 ini.

Dari dua ribu Masjid yang ada di Kabupaten Bekasi, para jamaah shalat sudah mulai merapatkan barisan (shaf).


Menurut Ketua DMI Kabupaten Bekasi, Imam Mulyana, saat ini kapasitas shalat di setiap Masjid belum 100 persen, walaupun memang sudah masuk pada PPKM level 1. Pasalnya, wabah Covid-19 masih merebak di Kabupaten Bekasi. Maka dari itu, harus tetap mengikuti himbauan pemerintah.

Meski demikian, dirinya memastikan para jamaah shalat sudah mulai merapatkan barisan.


“Kalau Masjid di kampung, para jamaah sudah mulai rapat, karena telah memasuki PPKM level 1. Sedangkan kapasitas shalat di Masjid saat ini, sudah 85 persen, belum 100 persen, karena memang Covid-19 ini masih ada,” tuturnya kepada Radar Bekasi, Senin (29/11).

Imam tetap menghimbau, agar para jamaah shalat di Masjid, tetap menjaga protokol kesehatan (prokes). Hal itu sangat perlu dilakukan, agar wabah Covid-19 bisa hilang, atau nol kasus.

“Saya tetap menghimbau, agar para jamaah menjaga prokes,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bekasi, Sri Enny Mainarti, menyarankan agar masyarakat mewaspadai gelombong ketiga Covid-19, yang diprediksi menerpa Indonesia pada Desember 2021 sampai Januari 2022.

Bahkan dirinya sudah berkoordinasi dengan tenaga kesehatan (nakes) dan puskesmas, kecamatan untuk mengevaluasi pola penanganan Covid-19, saat gelombang kedua pada Juni 2021 lalu.

“Semuanya harus tetap menjaga prokes, untuk mewaspadai gelombong ketiga Covid-19,” tutup Enny. (pra)