KPU Minta Anggaran Pilkada Rp84 Miliar

ILUSTRASI : Kantor KPU Kota Bekasi. RAIZA/RADAR BEKASI
ILUSTRASI : Kantor KPU Kota Bekasi di jalan Ir H Juanda Kota Bekasi. KPU mengusulkan anggaran Pilkada serentak 2024 mendatang senilai Rp84 miliar. RAIZA/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi, meminta anggaran Pilkada serentak 2024 mendatang sebesar Rp84 miliar. Anggaran tersebut menyusut dari usulan sebelumnya sebesar Rp129 miliar.

“Jadi, yang awalnya itu RAB kita anggaran Rp 129 miliar, kini tinggal sebesar Rp84 miliar sesuai dengan kebutuhan-kebutuhan yang belum ditanggung Provinsi Jawa Barat,” kata ketua KPU Kota Bekasi, Nurul Sumarheni kepada Radar Bekasi.


Nurul menyebut, total anggaran Rp 84 M itu tak termasuk dengan biaya yang telah ditanggung oleh Provinsi Jawa barat.Anggaran tersebut nantinya dipergunakan untuk honor PPK, KPPS dan seluruh kebutuhan lainnya.

“Dari total 84 M yang diajukan itu merupakan seluruh anggaran yang ditanggung Pemkot Bekasi ya, dimana sesuai dengan kewajiban dari Kabupaten/Kota. Misalnya, buat honor KPPS, honor PPDP, dan kegiatan sosialisasi, serta sejumlah kegiatan lainnya,” terangnya.


“Adapun untuk penyusunan RAB ini juga kita masih gunakan standar dari pelaksanaan Pilkada 2020 ya, seperti buat Covid-19 yang sebesar 18 M itu. Tapi, kalaupun nanti jumlah kasus menurun atau mulai landai yang pastinya kan bakalan disesuaikan lagi angkanya jadi tidak segitu. Ya mudah-mudahan bisa kembali normal lah ya dan tidak ada lagi kasus Covid kedepan,” imbuhnya.

Nurul menyampaikan, bahwa total anggaran menyesuaikan kebutuhan penyelenggaraan, karena di Pilkada nanti terkait jumlah DPT, jumlah TPS, dan honor Badan SOP itu semua bertambah. Oleh sebab itu, pihaknya memilih untuk memakai standar dari tahun 2020 buat penyusunan RAB.

“Yang jelas, karena ini juga masih tahap awal ya. Jadi, kita belum tahu berapa yang dikasih Pemkot nanti, dan seperti apa juga kedepan situasi Covid-19,” pungkasnya. (mhf)