Mahasiswa Fikom Universitas Mercu Buana Ajarkan Siswa jadi Konten Kreator

SAMPAIKAN MATERI: Mahasiswa Fikom UMB menyampaikan materi seminar di hadapan siswa SMK Budi Mulia Ciledug jurusan Broadcasting. ISTIMEWA
SAMPAIKAN MATERI: Mahasiswa Fikom UMB menyampaikan materi seminar di hadapan siswa SMK Budi Mulia Ciledug jurusan Broadcasting. ISTIMEWA

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Universitas Mercu Buana UMB) menghelat seminar bertajuk “Yuk, Jadi Content Creator!”. Kegiatan ini diikuti oleh siswa SMK Budi Mulia Ciledug jurusan Broadcasting.

Fenomena maraknya pengguna media sosial memunculkan peluang karir baru sebagai konten kreator. Menjawab tantangan tersebut, mahasiswa Fikom UMB Meutia Elfrida, Aditya Wirawan Arief dan Fajar Handika, menghelat seminar tersebut.


Kegiatan ini merupakan salah satu tugas mahasiswa dalam program Kuliah Peduli Negeri (KPN). Dalam program ini, mahasiswa mengajak dan mengedukasi para siswa agar dapat menjadi konten kreator yang berkualitas, khususnya pada aplikasi TikTok yang saat ini banyak digandrungi.

Meutia Elfrida menyampaikan, seminar ini dibagi menjadi tiga topik utama dan diselenggarakan selama kurun waktu 2 hari yaitu pada 13 dan 20 November 2021 dengan diikuti oleh dosen pembimbing UMB Ridho Azlam Ambo Asse. Pada topik pertama mengenai cara mencari ide konten menarik dan berkualitas serta regulasi konten berdasarkan hukum di Indonesia.


“Untuk topik pertama materi disampaikan oleh saya sendiri,” ucapnya.

Selanjutnya materi kedua disampaikan oleh Aditya Wirawan Arief, yakni mengenai teknik public speaking, khususnya saat berbicara di depan kamera dan mengenai fitur-fitur TikTok.

Kemudian, materi terakhir disampaikan oleh Fajar Handika. Pada materi ini disampaikan mengenai teknik pengambilan gambar dan editing video untuk konten TikTok.

Setelah para siswa diberikan materi, dibentuk sebuah kelompok yang terbagi menjadi tiga dengan tugas membuat konten Tiktok untuk dipresentasikan pada pertemuan selanjutnya. Setelah dipresentasikan pada pertemuan kedua, dilakukan evaluasi dari segi isi konten, penyampaian informasi, editing dan penggunaan hashtag TikTok.

“Disini bukan hanya penyampaian materi saja, tetapi kami ingin mereka mempraktekkan secara langsung materi yang sudah kita berikan,” ucap Meutia.

Sebagai bentuk apresiasi bagi siswa, diberikan hadiah untuk masing-masing kelompok. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat memotivasi dan menciptakan generasi muda yang kreatif, inovatif dan produktif serta mampu beradaptasi untuk menjadi konten kreator yang berkualitas di era digital.

Terpisah, Guru Produktif dan Kepala Studio Radio & TV SMK Budi Mulia Miftha Fadhfar Faqih menyampaikan, kegiatan ini sangat membantu siswa SMK Budi Mulia, khususnya jurusan Broadcasting dalam memanfaatkan ruang digital sebagai sarana mengembangkan kreativitas.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat karena para murid diajarkan cara mengelola media sosial agar konten yang dibuat bisa trending, memberikan hashtag yang tepat serta mengunggah konten sesuai jam tayang terbaik agar masuk FYP (For Your Page) Tiktok. Ilmu ini membantu mereka untuk dapat menggunakan media sosialnya secara bijak dan bisa dijadikan modal mereka untuk siap di dunia kerja setelah lulus SMK,” katanya. (dew/pms)