Tetap Pantau Pasien Isoman

ILUSTRASI: Petugas menggunakan APD memberikan bantuan kepada warga yang sedang menjalani isolasi mandiri di Kranggan, Kelurahan Jatirangga, Jatisampurna, Kota Bekasi, beberapa waktu lalu. RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI SELATAN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mengklaim, hingga saat ini kasus Covid-19  masih terkendali. Berdasarkan data Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Kota Bekasi  (2/12) pasien terkonfirmasi positif sebanyak 24 orang dan tengah menjalani isolasi.

 


Dari 24 orang yang terkonfirmasi tersebar di 12 Kelurahan dari 56 Kelurahan di kota Bekasi. 17 orang kasus Isoman dalam pantauan. Dua orang isolasi khusus dan lima orang penanganan di rumah sakit.

 


Jumlah tersebut juga dibenarkan Kepala BPBD Kota Bekasi, Enung Nurcholis. Ia mengatakan,  orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan Isoman mengalami penurunan drastis, tersisa 24 orang.

 

“Dari data KPCPEN Kota Bekasi data terkonfirmasi dan Isoman sudah landai. Meski landai pengontrolan  ke warga yang Isoman di 12 kelurahan yang ada tetap dilakukan,” kata Enung sapaan akrabnya kepada Radar Bekasi, Minggu (5/12).

Melandainya kasus membuat ambulans milik sejumlah yayasan yang sempat dipinjamkan ke Pemkot Bekasi sudah dikembalikan.

 

“Karena sudah landai ambulans yang ada pun kita sudah kembalikan kepada yayasan yang kemarin meminjamkan kepada Pemkot. Ya walau masih ada kasusnya tetapi terkendali,” ucapnya.

 

Ia mengklaim penurunan kasus karena masyarakat taat prokes dan vaksinasi yang gencar dilakukan Pemkot Bekasi mendorong terciptanya herd immunity.”Kita harap dengan kasus yang sudah menurun. Ke depan kondisinya juga akan semakin baik. Mudah-mudahan tidak ada lagi virus yang menyerang warga Kota Bekasi,” ungkapnya.

 

Sebelumnya penurunan kasus juga terjadi di ruang isolasi khusus pasien Covid-19, gedung F RSUD dr Chasbullah Abdulmadjid  Kota Bekasi. Hingga akhir November lalu, mereka mencatat hanya terdapat tiga pasien yang tengah menjalani perawatan.

 

“Memang saat ini pasien Covid-19 yang ada di RSUD CAM masih ada. Tetapi tidak seperti bulan Juli lalu yang sampai mendirikan tenda darurat di depan gedung A dan B. Tapi sekarang tersisa tiga pasien saja di Gedung F,” ujar Direktur Rumah Sakit Umum Daerah dr Chasbullah Abdulmajid (RSUD CAM) Kota Bekasi, Kusnanto Saidi akhir November lalu. (pay/one).