Diganjar Penghargaan Keterbukaan Informasi

PENGHARGAAN: Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi ketika menerima penghargaan peringkat pertama Badan Publik Informatif 2021 tingkat Jawa Barat yang dihelat Komisi Informasi Provinsi Jabar, Senin (6/12). IST/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BANDUNG- Pemerintah Kota Bekasi sabet penghargaan peringkat pertama Badan Publik Informatif 2021 tingkat Jawa Barat yang dihelat Komisi Informasi Provinsi Jabar.

Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Mochamad Ridwan Kamil kepada Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, di Gedung Sate Bandung Jawa Barat, Senin (6/12).


Wali Kota Bekasi hadir bersama kepala daerah lainnya seperti Wakil Wali Kota Bandung, Bupati Bandung, dan juga dihadiri BUMN dan Ketua Partai Politik yang juga menerima penghargaan atas keterbukaan informasi publik se Jawa Barat.

Menurut Wali Kota,  penghargaan ini menjadi indikator bahwa Kota Bekasi terus berupaya dalam mengelola keterbukaan informasi publik. Pasalnya keterbukaan informasi merupakan bagian terpenting dalam pelayanan publik.


“Alhamdulilah kita terus lakukan sehingga mendapatkan penghargaan,” kata Rahmat usai menerima penghargaan di Gedung Sate, Senin (6/12)

Pepen sapaan akrabnya berpesan kepada Bagian Humas untuk terus berinovasi. “Humas harus tetap memperkuat serta membuat inovasi, agar informasi mengenai Pemerintah Kota Bekasi dalam pembangunannya sampai kepada masyarakat,” ucapnya.

Lanjutnya, masyarakat bisa melihat apa saja yang sedang dilakukan di Kota Bekasi, dalam pembangunan juga transparansi yang akuntabel. Dimana,  struktur pengelolaanya juga harus tersampaikan sehingga memiliki keterbukaan informasi dan menjadi trigger bagi yang lain.

“Struktur pengelolaan informasi harus sampai ke wilayah. PPID pembantu harus diperkuat, agar masyarakat dengan pemerintah memiliki komunikasi yang bagus.” imbuhnya.

Sementara itu,  Ketua Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat, Ijang Faisal mengungkapkan, sejak tahun 2014 Komisi Informasi Jabar secara rutin mengevaluasi keterbukaan informasi pemerintah kabupaten kota dan juga badan publik lain di Jabar.

“Tingkat partisipasi badan publik dilihat pada pengembalian kuesioner. Pada tahun ini dari 114 badan publik yang mengembalikan tepat waktu,” ujarnya.

Pihanya mengapresiasi  seluruh badan publik yang telah memberikan kontribusi keterbukaan informasi terhadap masyarakat, sehingga masyarakat dapat merasakan kehadiran badan publik.

“Sangat mengapresiasi kepada seluruh badan publik yang memiliki kontribusi penuh kepada keterbukaan informasi dan aktif. Saya juga mengucapkan selamat kepada Pemkot Bekasi yang berhasil dalam mengedepankan keterbukaan informasi hingga masyarakat dapat merasakan dampak positifnya,” tutup Ijang. (one/hms).