SMK Berupaya Tingkatkan Soft Skills Siswa

ILUSTRASI: Sejumlah siswa SMK Bistek saat melaksanakan kegiatan praktek di sekolah, SMK di Kota Bekasi terus berupaya meningkatkan soft skills siswa guna menghasilkan lulusan yang siap kerja. ISTIMEWA
ILUSTRASI: Sejumlah siswa SMK Bistek saat melaksanakan kegiatan praktek di sekolah, SMK di Kota Bekasi terus berupaya meningkatkan soft skills siswa guna menghasilkan lulusan yang siap kerja. ISTIMEWA

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Satuan pendidikan jenjang SMK di Kota Bekasi terus berupaya meningkatkan soft skills siswa guna menghasilkan lulusan yang siap kerja.

Kepala SMK Bina Karya Mandiri (BKM) II Kota Bekasi Ayung Sardi Dauly mengatakan, pembentukan soft skills siswa di sekolah meliputi cara berpakaian, bertutur kata baik, saling menghormati, bisa bekerjasama, mau berbagi, serta tenggang rasa.


Hard skills bisa disesuaikan dengan jurusan, tetapi untuk soft skills disesuaikan dan dikembangkan melalui sekolah masing-masing,” jelas Ayung kepada Radar Bekasi, Kamis (9/12).

Menurutnya, pembentukan soft skills dalam diri siswa tidak bisa diterapkan secara instan. Membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, baik dari guru maupun siswa tersebut.


Ayung menilai, soft skills pada siswa di sekolahnya sudah cukup baik. Kendati demikian beberapa hal juga perlu ditingkatkan kembali.

“Saat ini penerapan soft skills sudah cukup baik, tetapi memang perlu dilakukan upaya penyempurnaan,” ucapnya.

Sementara, Kepala SMK Bisnis dan Teknologi Kota Bekasi Bidang Kurikulum Heri Riswanto menyampaikan, pembentukan soft skills belum ditujukan kepada seluruh siswa.

“Saat ini masih fokus pada peningkatan soft skills siswa kelas 12 nya saja,” ujarnya.

Akan tetapi kedepannya pembentukan soft skills siswa akan ditujukan juga bagi siswa kelas 10 dan 11. Sehingga pada saat kelas 12 sekolah hanya tinggal mematangkan saja.

Pembentukan soft skills siswa yang diterapkan saat ini ialah beauty dan handsome class serta pelatihan membuat surat lamaran kerja dan wawancara kerja.

Soft skills disini memang termasuk dengan cara berpakaian, bertutur kata baik, saling menghormati dan bisa bekerja sama. Tetapi kami juga fokuskan pada kesiapan siswa dalam membuat pelatihan surat lamaran dan wawancara kerja,” terangnya.

Diakui, pembentukan soft skills siswa memang sangat dibutuhkan. Oleh karena itu, pihaknya menegaskan akan terus berupaya untuk mengoptimalkannya. (dew)