Pelebaran Jalan Belum Tuntas

ILLUSTRASI PERBAIKAN JALAN : Sejumlah kendaraan terjebak kemacetan di Jalan HM Joyomartono, Bekasi Timur, Minggu (8/11). Hal tersebut disebabkan adanya perbaikan jalan di depan BTC Mall yang dimulai mulai tanggal 8 November sampai waktu yang belum ditentukan. RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BANTAR GEBANG – Proyek pelebaran Jalan Pangkalan II, Bantargebang Kota Bekasi masih terdapat sejumlah kendala. Mulai dari pembebasan hingga penanganan utilitas yang belum dilakukan.

Pantauan Radar Bekasi, memasuki Jalan Pangkalan II, pelebaran sudah terasa. Namun di sisi kiri jalan masih terlihat tiang listrik hingga telepon yang berada di akses jalan. Disana juga ada beberapa lahan milik perusahaan yang belum tergusur, sehingga pelebaran dan pengaspalan tertunda.


Camat Bantargebang, Warsim Suryana membenarkan bahwa pekerjaan tahap satu pembangunan dan pelebaran Jalan Pangkalan II sejatinya sudah rampung. Tetapi, masih banyak utilitas yang belum dipindah dari tengah jalan yang sudah selesai dikerjakan.

“Pekerjaannya sudah selesai ya. Tapi banyak utilitas yang belum di cabut atau di pindah ke pinggir jalan,” ucapnya.


Selain utilitas ada juga satu bidang lahan yang belum selesai diproses pembayarannya di tahap satu ini.

Kendala proses pembayaran karena salah satu dokumen milik perusahaan yang terkena proyek pelebaran berada di luar negeri.

“Ya selain utilitas yang belum dipindah satu bidang milik perusahaan belum dibayar karena dokumennya ada di Bank Qatar. Makannya susah memprosesnya kata orang Dinas saya,” tambahnya.

Terkait detail pelebaran termasuk anggaran, Warsim mengaku belum mengetahui detail karena belum menerima data resmi dari dinas terkait. “Langsung saja ya ke Dinas terkait. Saya belum dikasih datanya, rincian anggarannya berapa. Saya belum ada,” ujarnya.

Kemudian, untuk tahap dua pembangunan dan pelebaran Jalan Pangkalan II dimungkinkan tahun depan. Sejauh ini kata dia sudah ada proses sosialisasi terkait pembebasan lahan.

Terpisah, Sekretaris Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Bekasi, Heni Setiowati ketika dikonfirmasi mengatakan, menunggu data dari bidang terkait perihal data proyek pelebaran tersebut.

“Nanti saya tanyakan ya ke Bidang terkait itu. Nanti kalau dapat saya forward ya,” tutup mantan Kepala Bidang Pertanahan Disperkimtan ini.

Dikonfirmasi terpisah Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat LPM Kelurahan Bantargebang, Samsudin Nurseha mengatakan, sejauh ini diklaim tidak ada keluhan masyarakat yang ia terima terkait pembebasan lahan proyek pelebaran Jalan Pangkalan II, Bantargebang. “Kalau sekilas melintas sih pengerjaannya sudah selesai. Warga yang tanahnya terkena pun pembayarannya sudah selesai. Ya karena tidak ada warga yang komplain, keluhan, dan tidak ada juga yang mengadu ke saya,” kata Samsudin saat dihubungi Radar Bekasi. Minggu (26/12).

Ia juga tidak mengetahui detail proyek tersebut karena LPM diakuinya tidak dilibatkan lebih jauh. “Ya seharusnya kita LPM di ajak ngobrol untuk pembahasannya. Kita kan yang berinteraksi pada masyarakat. Saya harap kita (LPM-red) dilibatkan agar mengetahui dan juga bisa berkontribusi pikiran dalam Pembangunan Kota Bekasi,” tukasnya. (pay).