Polisi Tingkatkan Patroli

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi, AKBP Aris Timang.

RADARBEKASI.ID, CIKARANG UTARA – Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Metro Bekasi, akan lebih mengintensifkan lagi patroli ke beberapa titik rawan pencurian dengan kekerasan (curas) di Kabupaten Bekasi.

Hal itu dilakukan, setelah adanya peningkatan kasus curas pada tahun 2021, jika dibandingkan tahun 2020 lalu, yang rata-rata pelakunya masih di bawah umur.


Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi, AKBP Aris Timang mengatakan, pada tahun 2022 ini, pihaknya lebih mengefektifkan anggota kepolisian untuk melakukan patroli di wilayah-wilayah yang sering terjadi kasus curas.

Hanya saja, ia mengaku tidak bisa memetakan wilayah yang rawan kasus curas, karena biasanya, aksi kejahatan itu selalu berpindah-pindah tempat.


“Kami hanya sebatas bisa mengefektifkan anggota melakukan patroli, terutama di wilayah-wilayah yang sering terjadi kasus curas, dalam rangka pencegahan,” tuturnya kepada Radar Bekasi, Selasa (11/1).

Untuk diketahui, pada tahun 2021, kasus curas di Kabupaten Bekasi, meningkat sebesar 22 persen, yakni sebanyak 21 kasus, jika dibandingkan tahun 2020, hanya 18 kasus.

Disampaikan Aris, meningkatnya kasus curas, karena kurangnya lampu penerangan jalan di sejumlah wilayah, di Kabupaten Bekasi, walaupun itu tidak bisa menjadi alasan. Namun demikian, dirinya berharap, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, bisa menambah lampu penerang jalan.

“Mungkin bisa juga dikatakan karena kurangnya penerangan jalan, tapi kalau kami tidak ada alasan kesitu, tetap harus ada upaya, bagaimana mencegah terjadinya aksi kekerasan maupun pencurian di wilayah hukum Polres Metro Bekasi,” tegasnya.

Dari beberapa kasus curas yang berhasil diungkap pada tahun 2021 lalu, rata-rata pelaku masih di bawah umur, penyebabnya karena putus sekolah. Oleh karena itu, kata Aris, pihaknya berencana melakukan sosialisasi atau penyuluhan ke sekolah-sekolah.

“Kami akan bekerjasama dengan Pembinaan Masyarakat (Binmas), bagaimana caranya untuk memberikan himbauan atau penyuluhan kepada anak-anak sekolah,” ucap Aris. (pra)