Demokrat dan PKB Dorong Caleg Perempuan

ILUSTRASI : Sejumlah kader Demokrat Kota Bekasi saat foto bersama. DPC Demokrat Kota Bekasi mendorong kader perempuan untuk duduk di kursi legislatif DPRD Kota Bekasi. ISTIMEWA/RADAR BEKASI
ILUSTRASI : Sejumlah kader Demokrat Kota Bekasi saat foto bersama. DPC Demokrat Kota Bekasi mendorong kader perempuan untuk duduk di kursi legislatif DPRD Kota Bekasi. ISTIMEWA/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Jajaran DPC Partai Demokrat dan DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Bekasi memberi prioritas perempuan dijadikan sebagai seorang calon legislatif (caleg) pada Pemilu atau Pileg tahun 2024 mendatang.

Ketua DPC Partai Demokrat Kota Bekasi, Ronny Hermawan mengatakan, keterwakilan perempuan di Parlemen menjadi salah satu target partainya di Pemilu 2024. Oleh sebab itu, partainya juga telah menyiapkan banyak kader perempuan berkualitas untuk dijadikan caleg. Terlebih, hal itu pernah diperoleh pada periode Pemilu 2009 lalu.


“Partai kami pernah berkontribusi untuk bisa mengantarkan kader perempuan di parlemen di Pemilu tahun 2009 lalu, dan tentunya kami ingin mengulang kembali dan merebut kursi-kursi itu guna diisi lagi kader perempuan di partai kami, sekaligus mengembalikan masa kejayaan partai kami di Kota Bekasi,” ungkap Ronny kepada Radar Bekasi.

Ronny pun berharap, para kader perempuan partainya bekerja keras dan berjuang secara maksimal untuk memperoleh rekomendasi sebagai caleg, khususnya untuk memperoleh dukungan dan simpati masyarakat di daerah pemilihan (dapil) sesuai pilihannya masing-masing, karena sangat dibutuhkan sebagai modal bersaing dengan caleg-caleg lainnya.


“Yang jelas, partai kan mempunyai prosedur dan mekanisme dalam menentukan caleg di tiap-tiap dapilnya. Jadi, penilaian itu nantinya akan dilihat dari usaha dan kerja-kerja politik yang mereka di tengah masyarakat sebelum kami tetapkan sebagai caleg di Pemilu 2024. Dan kami pastikan, proses itu dilakukan buat seluruhnya,” tutupnya.

Terpisah, Ketua DPC PKB Kota Bekasi, Rizky Topananda memastikan, bahwa partainya itu pastinya bakal mengakomodir keterwakilan dari perempuan untuk duduki kursi parlemen di Pemilu 2024 mendatang. Bahkan, apabila memang dianggap memang layak dan punya kompetensi yang lebih tentu pihaknya tanpa ragu akan berikan nomor urut sebagai caleg satu atau dua.

“Partai kami tak pernah membeda-bedakan dalam menentukan caleg-caleg di Pileg nanti, mau perempuan atau laki-laki itu tergantung dengan kualitas dan kompetensinya, dan jika memang dari penilaian itu caleg perempuan itu lebih berkompetensi ya kami tentu tanpa ragu bakal merekomendasikan untuk berada sebagai caleg antara urutan satu atau dua,” tegasnya.

“Jadi, tidak menutup kemungkinan jumlah dari keterwakilan perempuan bisa melebihi syarat yang 30 % itu, apabila memang kader perempuan kami memang punya kompetensi lebih dari caleg laki-lakinya. Intinya, kita akan terbuka dan tidak membeda-bedakan caleg selama punya kompetensi dan kualitas, serta memiliki peluang menang lebih besar,” tutup Rizky. (mhf)