Berita Bekasi Nomor Satu

Dorong Pembangunan Sarana Edukatif

MUSRENBANG: Plt Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto didampingi Camat Bantargebang, Warsim Suryana, ketika mengikuti proses Musrenbang di Kelurahan Cikiwul, Bantargebang Kamis, (20/1). IST/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BANTARGEBANG – Sebanyak 56 Kelurahan di 12 Kecamatan yang ada di Kota Bekasi secara bersamaan melakukan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), Kamis (20/1). Dalam kesempatan itu, Plt, Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto meninjau langsung agenda Musrenbang di Kelurahan Cikiwul, Kecamatan Bantargebang Kota Bekasi.

Usai meninjau Musrenbang di tingkat Kelurahan Cikiwul, Plt Wali Kota Bekasi

Tri Adhianto mengatakan, proses Musrenbang tahun 2022 ini adalah tahun terakhir kepemimpinannya dan Wali Kota non aktif Rahmat Effendi.

Pihaknya meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menyusun perencanaan pembangunan, dan disesuaikan dengan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kota Bekasi.

“Saya ingin kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada untuk dapat menyusun perencanaan pembangunan, yang kemudian disesuaikan dengan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) yang ada,” kata Tri sapaan akrabnya kepada Radar Bekasi, Kamis (20/1).

Dia juga menjelaskan, mengingat adanya penyesuaian usulan dengan APBD yang dimiliki Kota Bekasi, Ketua RW yang ada di masing-masing wilayah untuk dapat bersabar. Namun tetap dapat mengawal perencanaan pembangunan di wilayah.

Dijelaskannya, pada saat penyampaian program 100 hari kerja pertama, pembangunan yang ada di Kota Bekasi tidak hanya terfokus kepada perbaikan jalan saja. Melainkan banyak program yang harus direalisasikan, diantaranya penanggulangan banjir, pembangunan sarana kesehatan dan pendidikan.

“Alhamdulillah banyak yang sudah kita realisasikan semenjak saya dan Bang Pepen (Wali Kota Nonaktif Rahmat Effendi-red) dilantik, diantaranya, perbaikan jalan, pembuatan polder air, perbaikan drainase, sarana kesehatan,” ujarnya.

“Kita juga sudah programkan satu puskesmas untuk satu kelurahan. Normalisasi Kali Bekasi, Kali Rawalumbu, dan masih banyak lagi yang sudah kita realisasikan,” tambahnya.

Lanjut Mas Tri sapaan akrabnya, keberadaan sarana edukatif, seperti Rumah Pintar, dalam rangka mencerdaskan generasi bangsa, membuat sarana olahraga, dan tempat yang nyaman untuk belajar di suasana alam terbuka coba direalisasikan.

“Intinya Pemerintah Kota Bekasi akan terus berupaya merealisasikan program pembangunan yang sudah direncanakan, disesuaikan dengan anggaran pendapatan dan belanja daerah. Agar terwujud visi misi Kota Bekasi menjadi Kota yang cerdas, kreatif, maju, sejahtera dan ihsan,” tukasnya. (pay).