Street Race Bekasi Mulai Februari

Illustrasi Street Race

RADARBEKASI.ID, MUSTIKAJAYA – Kepolisian tidak lagi memberikan izin sedikitpun bagi pelaku balap liar di luar lintasan street race setelah difasilitasi bagi mereka yang berada di wilayah Bekasi. Kemarin, kepolisian telah mengunjungi area yang hampir bisa dipastikan menjadi lintasan street race di Kota dan Kabupaten Bekasi, panjang lintasan mulai dari 201 meter dengan komitmen tidak lagi menggelar balap liar di jalan arteri.

Dua lintasan yang berada di Kawasan Perumahan Vida dan Meikarta dilihat langsung oleh Direktur Lalulintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya, Kapolres Metro Bekasi Kota, dan Kapolres Metro Bekasi. Dua lintasan di Bekasi lebih pendek dibanding lintasan street race yang sudah dimulai beberapa waktu lalu di Ancol.


Balapan yang diselenggarakan untuk menekan balap liar ini rencananya diadakan bergilir di setiap kota. Kota Bekasi diperkirakan mulai bergulir pada Minggu pertama bulan Februari.

“Bekasi kota main minggu pertama, minggu kedua Bekasi Kabupaten, mungkin dengan jarak yang berbeda. Main kelas 500 (meter) ada di Ancol, kelas 201 ada di Bekasi Kota, mungkin kelas 400 ada di Bekasi Kabupaten,” ungkap Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yugo, Kamis (20/1).


Lingkungan perumahan dijadikan lintasan street race disebut tidak mengganggu warga perumahan. Pasalnya, diperkirakan tidak mengganggu akses keluar masuk warga perumahan.

Beberapa tempat di Kota Bekasi sudah didatangi, izin sementara ini diberikan oleh pengembang perumahan Vida. Selain event, kepolisian juga akan mengatur waktu latihan, pemanfaatan lintasan ini dinilai lebih baik dibandingkan berada di jalan umum di luar event.

“Yang kita tidak bolehkan mereka secara liar mengganggu ketertiban umum. Kebisingan malam hari dan lainnya,” kata Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Hengki.

Diperlukan waktu untuk mempersiapkan lebih matang. Hengki menyebut setelah ini pihaknya akan berkoordinasi dengan sejumlah pihak hingga melibatkan pemerintah daerah, persiapan ditarget tuntas paling lambat empat hari. “Kalau udah ada tempat gini kan itu harinya mereka tentukan, disini tempat kegiatan, tidak boleh ditempat yang lain,” tukasnya.

Sementara itu, perwakilan bengkel motor dan mekanik, Deden menyebut panjang lintasan 201 meter dinilai lebih baik dibandingkan tidak sama sekali, disamping melanggar hukum.

Beberapa komitmen dibangun bersama dengan pihak kepolisian, diantaranya tidak lagi menggelar balap di jalan arteri, serta beberapa hal lain pada gelaran event street race dimana tidak mengikutsertakan anak dibawah usia 17 tahun, dan menggunakan perlengkapan berkendara yang aman seperti helm, celana panjang, dan sepatu.

“Komitmennya untuk Bekasi disini, nggak boleh ada balap liar, kalau ada balap liar kena (sanksi) sekarang lebih parah lagi,” ungkapnya.

Sederet komitmen yang telah dibuat akan disosialisasikan kepada rekannya yang lain melalui media sosial dan lainnya. Setelah melihat kondisi lintasan, diakui belum cukup memadai.”Walaupun belum memadai banget, cuma saya dengar (dari) pengelola sih katanya mau dikembangin lagi,” tukasnya. (sur)