Representasi Sunda, Kang Emil Didorong Maju di Pilpers

Ridwan Kamil

RADARBEKASI.ID, BANDUNG – Ridwan Kamil didukung oleh tokoh sunda untuk maju dalam kontestasi politik di tingkat nasional seperti Pilpres. Gubernur Jawa Barat tersebut dinilai sebagai representasi orang sunda yang memiliki visi sebagai pemimpin.

Hal itu mengemuka saat Ridwan Kamil bertemu para tokoh sunda di Taman Hutan Raya (Tahura) Ir.H Juanda, Bandung, Selasa (25/1). Menurut mereka, urang sunda memiliki karakter pintar, mampu beradaptasi, peduli dengan alam dan cinta damai.


Rektor Universitas Widyatama Prof Dr.H Obsatar Sinaga mengatakan Ridwan saat ini adalah tokoh terbaik untuk mentas di tingkat nasional. “Ridwan Kamil saya kira saat ini yang terbaik untuk orang Sunda. Orang sunda singer di atas pintar punya kemampuan bradaptasi yang tinggi dan Ridwan Kamil punya karakter itu,” kata dia.

Guru Besar Komunikasi Politik pada Fakultas Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Sosial Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Karim Suryadi menyatakan sudah lama sunda tidak memiliki simbol.


Sejauh ini, ia melihat pria yang akrab disapa Kang Emil ini cocok menjadi tokoh sunda yang layak jadi pemimpin nasional. Apalagi, modal yang dimiliki sudah mumpuni dengan pengalaman dalam jabatan wali kota hingga gubernur.

Nilai kesundaan Ridwan Kamil bisa dilihat dari karya-karyanya yang menghargai rakar tradisi budaya dan pemersatu .

“Tapi yang lebih menonjol visinya. Saya melihat dari sisi itu dia adalah jawaban untuk Indonesia masa depan karena kita lihat perubahan yang sangat cepat menuntut pemerintahan yang dinamis sehingga ada manajemen perubahan yang cepat dengan agilitinya yang luar biasa itu poin penting dari sosok beliau,” terang dia.

Politisi senior Partai Golkar Popong Otje Djunjunan alias Ceu Popong mengatakan Ridwan Kamil layak berjuang agar menjadi pemimpin nasional. Menurutnya filosofi sunda “jodoh, pati, bagja, cilaka” atau nasib manusia ada pada garis tangan.

Golkar sendiri saat ini masih mendorong Ketua Umumnya untuk menjadi calon presiden. Andaikata Golkar nanti mendorong Ridwan Kamil maju, pihaknya dipastikan akan mendukung penuh.

“Tapi ikhtiar mah wajib, soal jadi atau tidak itu bukan urusan manusia. Kalau Ketua Umum Golkar tidak mencalonkan ya pasti Ceu Popong mendukung Ridwan Kamil,” ujarnya.

Diketahui, pemerintah menyepakati Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak digelar pada 14 Februari 2024. Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil enggan membahas jauh mengenai peluang maju dalam Pilpres dan memilih fokus kerja di sisa jabatannya.

Ia menyadari bahwa pertanyaan dan isu mengenai pilpres sangat tinggi, seiring dirinya masuk menjadi salah satu nama yang masuk dalam hasil survei berbagai lembaga.

Hanya saja, di sisa jabatannya yang kurang dari dua tahun, ia memilih fokus menyelesaikan pekerjaan dan janji politiknya terlebih dahulu. Apalagi, banyak pekerjaan maupun proyek pembangunan yang sempat terkendala sejak pandemi melanda mulai selesai.

Beberapa di antaranya, revitalisasi 30-an Alun-alun di Sukabumi hingga Garut, berlanjut di Kuningan. Lalu percepatan proyek Jalan Tol Cisumdawu yang ditargetkan selesai pada Juni 2022.

“Terkait pemilu yang sudah diketuk, saya kira pertanyaan capres itu tinggi tapi saya sampaikan fokus saya tetap akan bekerja ya. Saya senang 2022 karena banyak kerjaan yang selesai. Jadi nanti berita dari saya kebanyakan, peresmian ini dan pembukaan itu, karena selama dua tahun terhenti Covid dan tahun 2022 tahun panen kinerja dan saya akan fokus membereskan hal tersebut,” jelas dia. (azm)