Berita Bekasi Nomor Satu
Bekasi  

Dimakamkan Sebagai Lelaki

ISTIMEWA/RADAR BEKASI DIMAKAMKAN : Prosesi pemakaman Dorce Gamalama dengan menggunakan protokol kesehatan di TPU Bantar Jati, Bambu Apus, Jakarta Timur.

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Dunia hiburan Tanah Indonesia kembali berduka. Artis senior Dorce Gamalama meninggal dunia pada Rabu pagi di RSPP Simprug di usia 58 tahun. Artis lawas tersebut diketahui meninggal akibat Covid-19 setelah sebelumnya juga sempat mengidap sakit diabetes yang berkepanjangan.

Artis yang dikenal serba bisa tersebut dimakamkan sesuai awal kelahirannya di dunia, yakni seorang pria. Hal itu merupakan keputusan anaknya, Fatimah. Ia mengaku memberikan putusan itu karena Dorce Gamalama menyerahkan ke dirinya.

“Jadi mamah sudah menyerahkan kepada kita anak-anak, kalau terjadi seperti ini mamah nyerahin ke kita memutuskan untuk sesuai dengan lahirnya mamah,” ujarnya.

Sebelum dimakamkan, artis Bernama lengkap Dedi Yuliardi Ashadi disalatkan di Masjid Al Hayyu, yakni masjid yang dibangun Dorce sejak tahun 2008 silam. Dorce dimakamkan di TPU Bantar Jati, Bambu Apus, Jakarta Timur.

“Biar bunda Dorce senang bisa disalatkan di masjid yang ia bangun sejak tahun 2008 ini. Nanti saat dimakamkan akan ditumpuk sama makam sepupunya,” kata pengurus Masjid Al Hayyu, Ustaz Anan Muhajir, Lubang Buaya, Jakarta Timur.

Dorce Gamalama sempat meminta dimakamkan secara perempuan. Keinginan Dorce sempat menimbulkan pro dan kontra. Mengingat, Dorce sendiri dilahirkan sebagai laki-laki,”Dimakamkan secara perempuan itu kita serahkan semua kepada Allah. Itu kan cuma keinginan beliau, yang ngurusin kan kita semua,” kata Anan.

“Kita semua tahu beliau dilahirkan seperti apa ya kita kembalikan lagi ke asal. Karena yang penting kita lihat keimanan dia ke Allah SWT, saya enggak lihat yang lain-lain dulu,” sambungnya.

Sebelumnya Dorce Gamalama dikabarkan sudah menitipkan pesan agar dirinya dimakamkan sebagai perempuan. Hal itu lantaran Dorce merasa sudah menjadi wanita setelah ia menjalani operasi.”After operation, saya jadi perempuan. Ya saya punya kelamin perempuan. Mandikan saya dengan pakaian perempuan, sebagai seorang wanita,” katanya.

Sementara itu, pantauan di lokasi jenazah Dorce Gamalama tiba di TPU sekitar pukul 14.10 WIB. Jenazah berada di dalam peti mati dan ditutup kain keranda hijau. Sejumlah petugas pemulasaran dengan hazmat kemudian membawa peti jenazah ke lubang yang sudah disiapkan. Keluarga Dorce Gamalama berada di samping lubang pusara.

Jenazah Dorce Gamalama mulai dikebumikan sekitar pukul 14.17 WIB dengan protokol Covid. Pemakaman disaksikan oleh keluarga, sejumlah warga, dan media dengan menjaga jarak. Usai pemakaman yang rampung digelar sekitar pukul 14.25 WIB, keluarga, sejumlah warga, dan awak media kemudian melakukan doa bersama di pusara Dorce Gamalama.

Dorce Gamalama meninggal dunia usai dirawat intensif selama beberapa hari di rumah sakit. Diketahui, ia menderita diabetes dan sempat tak sadarkan diri. Selain diabetes, Dorce Gamalama juga mengidap sakit batu ginjal pada 2019. Dorce juga sudah sering bolak-balik rumah sakit sejak pertengahan 2020 hingga puasa 2021.

Sekedar diketahui, Dorce Gamalama terlahir dengan nama asli Dedi Yuliardi Ashadi pada 21 Juli 1963. Ia merupakan satu komedian yang mengawali kariernya sebagai pelawak dengan berpura-pura menjadi perempuan.

Ia tampil dengan nama panggung Dorce Ashadi yakni pemberian dari Myrna, pemimpin kelompok tari waria Fantastic Dolls. Guna mendukung penampilan di atas panggung, Dorce melakukan operasi ganti kelamin di Surabaya pada 1983. Ia kemudian lebih dikenal dengan nama Dorce Gamalama yang diambil dari Gunung Gamalama di Pulau Ternate, Kepulauan Maluku.

Semenjak itu namanya semakin dikenal di dunia hiburan. Ia kerap tampil sebagai seorang pembawa acara televisi salah satunya dalam talk show Dorce Show di Trans TV pada 2005.

Ia juga dikenal sebagai penyanyi, yang berhasil mencatatkan rekor di Museum Rekor Indonesia (MURI) atas peluncuran sembilan album sekaligus hanya dalam waktu lima bulan.(mif/net)