Agar Malaikat Cemburu Padamu

Achmad Muwafi, Lc (Pengurus Pusat Bidang Dakwah IKADI, Kepala SDIT Baitul Halim Bekasi)

RADARBEKASI.ID, BEKASI – DALAM kitab Al-Itqon, Ibnu Sholah menuturkan, “Membaca Al-Quran merupakan suatu kemuliaan yang diberikan Allah swt kepada manusia, dan para malaikat pun tidak diberikan dengan kemuliaan tersebut, oleh karena itu para malaikat bersemangat untuk  mendengarkannya dari manusia.”

Membaca Al-Quran termasuk ibadah yang paling utama. Allah swt akan memberikan banyak keutamaan bagi seseorang yang gemar membaca Al-Quran.


Membaca Al-Quran akan mendapatkan pahala dan kebaikan yang berlipat ganda. Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa yang membaca satu huruf dari kitabullah maka akan mendapatkan satu kebaikan. Dan setiap kebaikan akan dilipat gandakan sepuluh kali lipatnya. “ (HR. Tirmidzi)

Al-Quran akan datang besok pada hari kiamat menjadi penolong bagi orang yang membacanya. Nabi Muhammad saw bersabda, “Bacalah Al-Quran, kerena sesungguhnya pada hari kiamat ia akan datang memberi syafaat kepada pembacanya.” (HR. Muslim)


Membaca Al-Quran dapat mengubah perilaku seseorang menjadi lebih baik. Baginda Nabi Muhammad saw bersabda, “Sebaik-baik kalian adalah yang membaca dan mempelajari  Al-Quran serta mengajarkannya kepada orang lain.” (HR. Bukhari)

Membaca Al-Quran juga dapat menenangkan pikiran dan hati sehingga akan menjadikan rasa cinta (mahabbah) kepada Allah swt dan rasul-Nya semakin kuat. Allah swt berfirman, “(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tentram dengan mengingat Allah swt. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tentram.” (QS. Ar-Rad: 28)

Dan para ulama sangat bersemangat menghatamkan Al-Quran, disebutkan dalam kitab Siyar A’lam An-Nubala ada seorang ulama besar tabiin yang bernama Al-Aswad bi Yazid, beliau terbiasa menghatamkan Al-Quran dalam enam malam. Dam di bulan Ramadhan, beliau menghatamkan Al-Quran setiap dua malam.

Ulama terkemuka dari kalangan tabi’in Qatadah bin Da’amah, beliau terbiasa menghatamkan Al-Quran dalam tujuih hari. Namun jika datang bulan Ramadhan beliau menghatamkannya setiap tiga hari.

Muhammad bin Idris Asy-Syafi’i yang dikenal dengan Imam Syafi’i beliau menghatamkan Al-Quran di bulan Ramadhan sebanyak enam puluh kali. Dan khataman tersebut dilakukan ketika di dalam shalat.

Ibnu Asyakir adalah ulama hadist dari negri Syam, beliau menghatamkan Al-Quran setiap pekan. Dan di bulan Ramadhan beliau terbiasa menghatamkan Al-Quran setiap hari.     Ya Allah sinari hati kami dengan membaca Al-Quran, hiasi akhlak kami dengan kemuliaan Al-Quran, selamatkanlah kami dari api neraka karena kemuliaan Al-Quran, serta masukkanlah kami ke dalam surga dengan syafa’atnya Al-Quran. Amin (*)