Siaga Bencana, BPBD Bentuk 53 Destana

MELINTASI BANJIR: Warga berusaha melintasi banjir yang melanda pemukiman Buni Bakti, di Babelan, Kabupaten Bekasi, beberapa waktu lalu. ARIESANT/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, membentuk 53 Desa Tangguh Bencana (Destana). Jumlah tersebut melebihi target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bekasi.

“Dalam RPJMD itu ada 33 Destana, tapi tahun ini bisa mencapai 53,” tutur Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi, Henri Lincoln kepada Radar Bekasi, Selasa (4/4).


Ia menjelaskan, dari 53 Destana itu, pada tahun 2021 telah terbentuk sebanyak 21 Destana, dan pada tahun 2022 ini bertambah 12 yang dibiayai Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bekasi. Sedangkan pada tahun ini, ada pengakuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) sebanyak 25 Destana untuk direalisasikan.

“Jika mengacu pada APBD, sudah ada 33 Destana. Namun kami mengajukan ke Pemprov Jabar, sehingga melebihi target dari RPJMD,” kata Henri.


Lanjutnya, kondisi bencana di Kabupaten Bekasi, terdiri dari banjir, angin puting beliung, serta longsor dan kekeringan.

Dengan adanya Destana ini, diharapkan dapat mengatasi persoalan bencana di wilayah pedesaan, untuk mendapat pertolongan pertama.

“Kalau hanya mengandalkan anggota BPBD, jumlahnya terbatas. Oleh sebab itu, adanya Destana bisa memberikan pertolongan pertama kepada warga yang mengalami bencana. Terutama untuk penyelamatan nyawa,” terang Henri.

Ditambahkannya, anggota Destana terdiri dari aparatur desa, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan relawan yang terlebih dahulu dilatih, serta diberi pendidikan bagaimana cara mengatasi atau menyelamatkan warga ketika terjadi bencana.

“Langkah pertama, kami petakan setiap wilayah. Dimana seperti wilayah Babelan atau Utara, biasanya terjadi banjir dan angin puting beliung. Kemudian untuk wilayah Selatan, kerap terjadi kekeringan, sehingga kami berikan pelatihan sesuai potensi bencana yang dapat terjadi. Dan para anggota Destana dapat berkoordinasi dan komunikasi dengan anggota yang setiap harinya ada jadwal piket,” tandasnya. (and)