Chelsea Tantang Liverpool di Final Piala FA

Pemain Chelsea Mason Mount merayakan golnya dalam semifinal Piala FA antara Chelsea dan Crystal Palace. Foto: Reuters

 

RADARBEKASI.ID, LONDON – Dua gol yang dibuat Ruben Loftus-Cheek dan Mason Mount pada babak kedua mengantarkan Chelsea mengalahkan Crystal Palace 2-0 dalam semifinal Piala FA di Stadion Wembley. Senin (18/4) dinihari WIB. Dengan hasil ini, The Blues menantang Liverpool di babak final kompetisi kasta kedua ini.


Loftus-Cheek yang mantan pemain pinjaman Palace, membawa Chelsea unggul pada menit ke-65 ketika umpan silang Kai Havertz dari sektor kanan membelok tepat ke arah pemain sayap itu.

Dia kemudian tak ayal melepaskan tendangan yang mengenai bek Joachim Andersen dan kemudian bergulir masuk gawang Palace.


 

Mount kemudian mempersembahkan gol kedua yang krusial lebih dari 10 menit kemudian guna memastikan kemenangan Chelsea.

Mount bermain satu dua dengan Timo Werner dari tepi kotak penalti untuk melewati hadangan Andersen dengan sentuhan pertamanya yang melewati hadangan kiper Jack Butland.

The Blues akan kembali bertemu Liverpool di Wembley yang bisa disebut sebagai ulangan final Piala Liga lalu. Saat itu The Blues kalah adu penalti.

Terkait dengan final nanti, gelandang Chelsea Mason Mount meminta rekan-rekan satu timnya memutus rangkaian kalah berturut-turut dalam final Piala di Stadion Wembley nanti. Mount ingin membalas kekalahan final Piala Liga dari Liverpool.

Mount mencetak gol kedua saat Chelsea menang 2-0 atas Palace di Wembley pada Minggu yang mengantarkan mereka ke final Piala FA ketiga berturut-turut.

Namun, sejak mengalahkan Manchester United untuk menjuarai Piala FA 2018, Chelsea kalah dari Leicester City dan Arsenal dalam dua tahun terakhir, selain kalah adu penalti dalam final Piala Liga melawan Liverpool pada Februari dan Manchester City pada 2019.

“Sudah waktunya bagi kami memenangkan final di Wembley. Bagi saya sendiri sudah lima final di Wembley, lima final saya kalah,” kata Mount yang merasakan finis runner-up dalam tiga final domestik sejak masuk tim inti Chelsea pada 2019-2020.

Pemain berusia 23 tahun itu juga bagian dari tim Inggris yang kalah dari Italia dalam final Euro 2020, dan dipinjamkan kepada klub Liga Championship Derby County ketika mereka gagal melawan Aston Villa dalam playoff promosi divisi dua Mei 2019.

“Sekarang kami harus menekan diri sendiri agar terus melangkah… Saatnya mendapatkan balasan kami,” sambung Mount seperti dikutip Reuters.

Chelsea dan Liverpool bertemu dalam final Piala FA dan Piala Liga dalam musim yang sama, setelah Arsenal dan Sheffield Wednesday melakukan hal sama pada 1992-1993.

Manajer Chelsea Thomas Tuchel yang merasakan tiga kekalahan dalam tiga final domestik sejak memimpin Stamford Bridge musim lalu, senang timnya bangkit setelah kalah 4-5 secara agregat 5-4 melawan Real Madrid dalam Liga Champions.

“Ini pekan yang sangat menguras fisik dan mental. Sungguh tak mudah bagi kami memainkan tiga pertandingan dalam tiga kompetisi berbeda,” kata Tuchel.

“Saya senang kembali menjadi bagian dari itu (final Piala FA). Saya tidak bisa lebih bersemangat dan bangga karena ini kompetisi besar. Kami siap,” kata dia. (wsa)