Kue Digarang Wangi (Rangi), Langka dan Unik, Temukan di Pasar Proyek Bekasi

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Kuliner Bekasi yang langka dan unik masih banyak dicari para pemburu kuliner. Salah satunya adalah kue rangi kas Bekasi. Kue berbahan baku dari kelapa ini rasanya gurih nan lezat. Dengan topping gula merah yang kental rasanya sangat yummi. Harumnya juga khas. Karena dimasak dengan cara tradisional, yaitu menggunakan kayu bakar.

Sagu rangi, atau juga disebut kue rangi, adalah kue yang terbuat dari campuran tepung kanji atau tepung sagu dengan kelapa parut yang dipanggang dengan cetakan khusus di atas tungku kecil dan menggunakan penutup.


Kue rangi disajikan dengan olesan gula merah yang dikentalkan dengan sedikit tepung kanji. Untuk menambah selera dan wangi, biasanya gula merah dicampur dengan vanilla, potongan nangka, nanas atau durian.

Kue rangi berasal dari kata digarang wangi. Hal ini dikarenakan merujuk kepada proses memasak tanpa minyak dan menggunakan bara api dari kayu.


 

Tepung yang digunakan adalah tepung sagu aren agar kenyal. Proses memasak tanpa minyak ini dikarenakan kelapa parut yang ditambahkan akan menghasilkan minyak sendiri dan santan kental yang akan menyatukan adonan kue rangi.

Bahan utama untuk membuat kue rangi yaitu, kelapa tua, tepung kanji atau tapioka, serta sedikit garam dan air. Adonan kue ini tidak dapat bertahan lama karena mudah basi, sehingga harus dihabiskan dalam waktu satu hari.

Kue rangi adalah makanan tradisional yang dijual pedagangan dengan berkeliling sambil mendorong gerobak.

Namun karena bergesernya zaman dan sedikit orang yang mengetahui kue rangi, keberadaan pedagang kue rangi mulai sulit dijumpai.

Harga kue rangi di kawasan Bekasi terbilang masih terjangkau, sekotak kue rangi dibandrol dengan harga Rp 5.000 s/d Rp 8.000.

Salah satu food vlogger yang berasal dari Depok, Jawa Barat ini namanya sudah melejit di kalangan pecinta kuliner, yaitu Teguh Akbar atau yang biasa dikenal dengan Kubiler (Kuliner Bikin Ngiler) pernah mencicipi kue rangi dalam sebuah akun youtubenya.

Begini testimoni Kubiler soal kue rangi.

“Oh ini terbuat dari sagu sama kelapa muda ya, gula merah campur tepung kue, segini harganya cuma Rp 5.000 ya. Rasanya ga pernah berubah ya kue rangi dari dulu sama rasanya, tapi saosnya ini wangi ya, oh wangi ini campuran dari vanilla, semenjak sagu mahal jadi jarang yang jualan kue rangi,” ucap Kubiler. (*)