Berita Bekasi Nomor Satu

KPAD Ingatkan Sekolah Cek Perlengkapan Sanitasi Sebelum KBM

ILUSTRASI: Penyemprotan disinfektan di SDN Jatiasih IV Kota Bekasi. KPAD meminta sekolah untuk mengecek perlengkapan sanitasi sebelum KBM dimulai setelah libur Lebaran. ISTIMEWA

 

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) mengingatkan sekolah untuk mengecek perlengkapan sanitasi sebelum kegiatan belajar mengajar (KBM) dimulai setelah libur Lebaran. Langkah itu perlu dilakukan untuk meminimalisir penularan Covid-19.

Komisioner Bidang Kesehatan dan Napza KPAD Kota Bekasi Hadyan Rahmat mengatakan, Indonesia saat ini masih dalam keadaan pandemi Covid-19. Oleh karena satuan pendidikan harus tetap waspada.

“Indonesia khususnya Kota Bekasi itu masih dalam keadaan pandemi, jadi jangan mentang-mentang boleh mudik itu berarti pandemi udah gak ada. Jangan berfikir seperti itu,” ujarnya kepada Radar Bekasi, Rabu (27/4).

Menurutnya sekolah harus memperhatikan perlengkapan sanitasi, seperti tempat cuci tangan dan suhu ruangan dalam kelas ketika ingin digunakan kembali setelah libur Lebaran.

“Ini yang harus dicek kembali oleh sekolah, jangan sampai penggunaan dan kebersihan ruangan diabaikan setelah sekolah ditinggal lama,” ucapnya.

Selain itu, tambah dia, penguatan booster bagi orangtua siswa juga harus dilakukan agar upaya yang sudah diperjuangkan saat ini dalam mengatasi penyebaran virus Covid-19 menjadi tidak sia-sia.

“Penguatan vaksinasi booster harus dikuatkan, karenakan kan saat ini vaksin booster belum ada untuk anak-anak,” katanya.

Untuk mengurangi risiko penularan virus, kata dia, hal yang dapat dilakukan sekolah antara lain menjaga suhu ruangan tetap aman dengan cara secara rutin membuka jendela ruangan sekolah.

“Sekolahkan punya OB (office boy,Red), jadi dimanfaatkan untuk menjaga suhu ruangan kelas tetap aman. Maka baiknya jendela ruang sekolah secara rutin setiap pagi dibuka,” ujarnya.

Sementara, Kepala SDN Jatimekar VI Kota Bekasi Agam mengungkapkan, pengecekan perlengkapan sanitasi seperti handsanitizer dan masker akan dilakukan sekolah sebelum kegiatan KBM dimulai kembali.

“Kami akan ngecek kebersihan dan penggunaan wastafel sebelum kegiatan KBM,” ujarnya. (dew)