Dianggap Pelakor, Dini Nurdiani Dihabisi Neneng Umaya, Mayatnya Dibuang ke Kali Cikeas Bekasi

Dini Nurdiani Dianggap Pelakor, Dihabisi Neneng Umaya, Mayatnya Dibuang ke Kali Cikeas Bekasi
Dini Nurdiani yang dihabisi Neneng Umaya karena dianggap pelakor dan mayatnya dibuang ke Kali Cikeas, Bekasi. Foto istimewa.

 

RADARBEKASI.ID, BEKASI SELATAN – Teka teki mayat perempuan yang ditemukan di Kali Cikeas perbatasan Bekasi-Bogor, pertengahan Ramadan lalu, terungkap. Korbannya Dini Nurdiani (26). Tewas di tangan Neneng Umaya (36), seorang istri yang nekat menghabisi nyawa Dini karena dianggap sebagai perebut laki orang (pelakor). Dini dianggap merebut suaminya.


Mayat Dini yang dianggap pelakor oleh Neneng Umaya itu, dibuang begitu saja dalam kondisi penuh luka tusukan ke tebing Kali Cikeas, tepatnya di Jalan Mendua, Jatirangga, Jatisampurna, Kota Bekasi. Ini wilayah perbatasan Kota Bekasi dengan Kabupaten Bogor.

Kini kasus pembunuhan terduga pelakorĀ  tersebut penanganannya dilimpahkan ke Polres Metro Bekasi Kota dari Polsek Cengkareng.


Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota Kompol Ivan Adhitira membenarkan bahwa saat ini penanganannya sudah dilimpahkan kepada Polres Metro Bekasi Kota oleh Polda Metro Jaya.

“Iya terkait penanganan sudah dilimpah ke Polres Metro Bekasi Kota dari Polsek Cengkareng. Hal ini merujuk pada tempat kejadian perkara (TKP) penemuan jasad korban di Kota Bekasi,” kata Ivan kepada RADARBEKSI.ID, saat dihubungi (16/5).

Tersangka Neneng Umaya, kata Ivan sudah di Polres Metro Bekasi Kota. Pihaknya melakuman penahanan dan pemeriksaan intensif.

Adapun jasad korban bernama Dini Nurdiani, ditemukan di Tebing Sungai Cikeas Cibubur, Jalan Mendua, Kelurahan Jatirangga, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi.

Korban ditemukan pertama kali oleh warga sekitar pada 29 April 2022 pukul 15.00 WIB, tidak ada identitas yang melekat sehingga jasad belum teridentifikasi. Pada saat itu, warga mencium bau busuk yang menyengat di sekitar lokasi.

Seorang saksi selanjutnya menelusuri sumber bau dan didapati jasad Dini di tebing sungai.

Neneng Umaya hilang akal hingga bertindak semaunya terhadap perempuan yang main mata dengan suaminya.

Sosok wanita yang menjadi korban adalah Dini Nurdiani. Neneng Umaya yang sudah terbakar api cemburu malah membabi buta menusuk leher serta perut selingkuhan suaminya itu dengan pisau dapur dan gunting rumput.

Neneng berpura-pura menjadi teman pacar Dini saat bertemu di sekitar Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Kemudian, Neneng mengajak Dini menuju tempat sepi di sekitar perumahan Citra Grand Cibubur, Bekasi.

Saat di lokasi, korban disuruh menunggu oleh pelaku. Kemudian pelaku pura-pura beli minum. Saat korban lengah, Neneng tiba-tiba memukul kepala Dini menggunakan kunci inggris hingga jatuh tersungkur. Dini pun langsung merintih kesakitan.

Melihat korbannya terus merintih kesakitan, Neneng kemudian menyeret-nyeret tubuh Dini ke semak-semak untuk menghabisinya. Setelah menghabisi nyawa korban, Neneng langsung mengganti pakaiannya.

Alat-alat yang dipakai untuk melakukan kejahatan dibuang di dekat lokasi kejadian.

Dini sempat dinyatakan hilang setelah pamit buka bersama (bukber) sejak 26 April 2022. Bahkan, keluarganya telah melaporkan kehilangan Dini ke Polsek Cengkareng.

Dini tewas di tangan perempuan yang terbakar api cemburu. Lantaran suaminya direbut perempuan lain. Dianggap pelakor, Dini pun dihabisi. Mayatnya dibuang ke Kali Cikeas, perbatasan Bekasi-bogor. (pay)