Perlu Kehati-hatian Buat Mural

Ahmad Zahran Sugiharto

 

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Siswa SMKN 15 Bekasi bernama lengkap Ahmad Zahran Sugiharto ini mulai menggeluti mural atau menggambar dengan media dinding baru-baru ini.


“Untuk menggambar mural itu baru-baru ini saat duduk di bangku SMK, tapi kalo untuk gambar biasa sudah sejak SMP,” ungkap remaja berusia 16 tahun tersebut.

Kemampuannya dalam menggambar dipelajari secara otodidak. Menurutnya, menggambar hanya membutuhkan rasa dan menggali kreativitas dalam dirinya.


“Aku belajar otodidak aja, karena menurut aku seni itu datang dalam diri kita secara langsung. Kalo hatinya udah suka seni buat belajarnya juga lebih mudah,” tutur Zahran-sapaan akrabnya.

Baginya, menggambar dengan media tembok tidak semudah dibandingkan di atas kertas. Perlu kehati-hatian dan ketelitian dalam proses menggambar maupun mewarnainya.

“Menggambar di tembok itu susah, karena kalau salah sedikit susah banget buat ngebagusinnya lagi. Jadi memang butuh kehati-hatian banget,” ujarnya.

Baru-baru ini, dirinya bersama dengan tim telah mengikuti perlombaan lukis mural di kampung Pancasila dengan tema gambar Toleransi Sila Pertama dan Ketiga

“Alhamdulillah meskipun belum dapat juara pertama, setidaknya sudah jadi harapan ketiga dalam event kemarin,” katanya.

Dirinya berharap kemampuannya dalam menggambar bisa terus meningkat. Sehingga menggambar dengan beralaskan tembok dapat lebih mudah ia kerjakan.

“Tentunya terus mengasah kemampuan dalam menggambar mural, biar gak banyak salahnya dan yang dibuat juga lebih bagus,” pungkasnya. (dew)