Partai Baru Abaikan Survei

Daris

 

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Sejumlah partai baru mesti kerja keras untuk meningkatkan elektabilitas menjelang pemilu 2024 inki. Pasalnya, beberapa Lembaga survei mencatat elektabilitas partai baru masih rendah. Bahkan, sejumlah partai lama juga hasilnya belum memuaskan.


“Kalau survei mungkin tergantung polingnya ke kalangan mana. Tapi yang pasti saya selalu turun ke kabupaten dan kota,” ujar Ketua DPW Partai Ummat Jawa Barat, Daris Radar Bekasi, Kamis (19/5/2022).

Dia mengaku, partai yang dipimpinnya sedang berbenah, nanti pada tanggal 28 Mei dirinya akan mengadakan pelantikan akbar tujuh kabupaten dan kota di Jawa Barat, yang terdiri dari Kabupaten Garut, Kabupaten Sukabumi, Kota Sukabumi, Kabupaten Ciamis, Kota Banjar, Kota Pangandaran, dan Kabupaten Kuningan.


“Itu digabung satu pelantikan tujuh kabupaten dan kota, dengan struktur 50 orang setiap daerah. Sekarang kita memang lagi berbenah,” tuturnya.

Proses pelantikan itu untuk memastikan bahwa struktur, khususnya di Jawa Barat 100 persen lolos verifikasi. Karena memang sudah 100 persen di Jawa Barat, setelah pelantikan tujuh kabupaten dan kota. Setelah itu, dirinya akan menggenjot lagi untuk proses pencalegan, pengkaderan, dan sebagainya. “Insya Allah Partai Ummat masuk salah satu peserta Pemilu yang signifikan,” katanya.

Sementara itu, Bendahara DPD Gelora Kabupaten Bekasi, Galih Fellando memastikan, kerja-kerja politik di bawah itu berjalan untuk terus meningkatkan elektabilitas. Seperti pemasangan spanduk, kegiatan sosial, dan segala macam. Bahkan, sudah menyiapkan dokumen untuk verifikasi.

“Kerja-kerja dilapangan selama dua tahun ini kita intens. Pemasangan spanduk, sosialisasi, bakti sosial, silaturahmi ke tokoh-tokoh, maupun lainnya. Kalau Kabupaten Bekasi kita optimis di Pemilu 2024,” ungkapnya.

Sementara itu,  Pimpinan DPD Partai Perindo Kota Bekasi menegaskan, pihaknya memilih focus mempersiapkan diri guna menghadapi Pemilu 2024 mendatang, tanpa peduli survei yang beredar terkait tingkat elektabilitas dari partai politik (parpol) di Jawa Barat.

“Jadi, hasil survei itu biasa dan bagi kami ya cuma sekedar laporan harian, mingguan dan bulanan di lapangan. Oleh sebab itu, dengan banyak sekali lembaga-lembaga yang sudah mengeluarkan hasil survey sangat tidak ada pengaruhnya, artinya kami fokus kerja,” kata Ketua DPD Partai Perindo Kota Bekasi, Andri Ariansyah dikonfirmasi Radar Bekasi, Kamis (19/5).

Menurutnya, pada saat ini pihaknya pun terus berusaha untuk fokus persiapan menghadapi tahapan verifikasi administrasi dan faktual yang akan dilakukan KPU di bulan September 2022 mendatang. Selanjutnya, setelah itulah baru partainya bakan turun ke lapangan guna melakukan kerja-kerja Partai sesuai program yang sudah dirancang demi bermanfaat buat masyarakat.

“Adapun sekarang yang kita fokuskan baru melakukan tahapan sosialisasi-sosialisasi dan konsolidasi ke pengurus DPC dan DPRT se-Kota Bekasi yang Alhamdulillah sebagian besar sudah terbentuk dengan kepengurusan baru,” sambungnya.

Untuk diketahui, hasil survei Charta Politika Indonesia yang dilakukan pada tanggal 10-17 April 2022, yakni PDIP 24,7 persen, Gerindra 11,9 persen, PKB 9,8 persen, Golkar 9,2 persen, PKS 7,7 persen, NasDem 5,1 persen, PPP 2,0 persen, PAN 1,5 persen, Perindo 1,1 persen, Gelora 0,3 persen, Hanura 0,3 persen, Partai Ummat   0,2 persen, PSI 0,2 persen, PBB  0,2 persen, dan Partai Garuda    0,2 persen.(pra/mhf)