Manajemen Metland Cibitung Ditegur Gegara Tumpukan Sampah

ANGKUT SAMPAH : Sejumlah alat berat pengangkut sampah liar dari perumahan Metland Cibitung, Kabupaten Bekasi, Kamis (26/5). ARIESANT/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Manajemen Metland Cibitung, di Desa Telaga Murni, ditegur Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi gegara melakukan penumpukan sampah di wilayahnya, sehingga mengakibatkan bau.

Lokasi Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang berdekatan dengan sekolah tersebut, dinilai sangat mengganggu proses belajar mengajar para siswa dan guru.


“Terpaksa kami tegur dan sampahnya diangkut, karena sudah mengganggu lingkungan sekitar,” ujar Kepala Bidang Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup, Khoirul Hamid, Kamis (26/5).

Kata Hamid, kondisi sampah di TPS itu, sudah melebihi kapasitas hingga menggunung. Sehingga, pihaknya mengerahkan 36 armada truk sampah untuk mengangkut dari lokasi tersebut menuju TPA Burangkeng, Setu, Kabupaten Bekasi.


“Langkah awal dengan cara dibersihkan total, kemudian akan dicari lokasi lain untuk TPS. Pasalnya di sini ada sekolah dan permukiman penduduk di belakang, sehingga sangat mengganggu,” terang Hamid.

Ia menyampaikan secara tegas kepada manajemen Metland Cibitung, untuk merelokasi TPS, dikarenakan mengganggu kenyamanan masyarakat.

“Saya minta kepada manajemen Metland cari lokasi lain, dan mereka menyanggupi. Kemudian atas koordinasi camat dan lurah, nanti akan ditetapkan lokasinya,” beber Hamid.

Sambil mencari lokasi baru, pihaknya mengizinkan manajemen Metland untuk membuang sampah ke lokasi TPS, namun dengan syarat harus segera diangkut pada hari yang bersamaan.

“Sambil disiapkan TPS baru, maka ini masih akan jadi lokasi penampungan sementara, tetapi dengan pola sampah yang diangkut hari itu juga, jadi tidak boleh bermalam. Paling telat sore langsung diangkut ke TPA Burangkeng,” tegas Hamid. (and)