Hari Pertama CFD Bekasi Diguyur Hujan

Hujan rintik-rintik mengguyur wilayah Kota Bekasi saat pelaksanaan hari pertama CFD, Minggu (29/5).

 

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Hari pertama Car Free Day (CFD) Kota Bekasi diguyur hujan. Meski hujan rintik-rintik, antusias warga untuk beraktivitas di CFD, tepatnya sepanjang Jalan A.Yani, tidak berkurang.


Terlihat juga petugas Kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan dan juga Satpol-PP sudah berada di lokasi untuk melakukan proses pengamanan.

Pukul 07.04 WIB jalan sudah steril dan sudah tidak ada lagi baik kendaraan roda dua maupun roda empat yang melewati di sekitar area CFD.


Pelaksanaan pembukaan dilakukan dengan melakukan pelepasan dengan menggunakan burung merpati

Kemudian pelaksanaan Car Free Day dimula dengan Senam Mahumere yang dikuti oleh Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto beserta unsur Forkompinda lainnya, sembari menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Salah satu warga, Onne (50) merasa senang CFD sudah digelar kembali.

“Pastinya saya senang ya CFD kembali digelar. Namun, rasa senang itu saya tetap gunakan masker masyarakat juga sama yang melakukan CFD,” kata Onne warga Sumarecon kapada RADARBEKASI.ID, saat ditemui di CFD.

Di tempat yang sama, Nur (18) bersyukur CFD telah dibuka kembali dan dirinya bisa berolahraga lagi. Dapat berkumpul bersama teman-teman kembali.

“Karenakan sudah dua tahun lebih nggak ada CFD. Kebanyakan di rumah. Jadi saat sekarang dibuka CFD seru,” ucapnya.

Namun, CFD Kali ini tidak terlalu ramai seperti sebelumnya. “Ya sudah bagus CFD sekarang keamanan dan petugas kesehatannya. Masyarakat juga tetap menjaga prokes. Saya juga harap waktunya juga harus ditambah jangan hanya 3 jam kalau bisa 4 jam gitu,” tukasnya.

Plt Wali Kota, Tri Adhianto menyampaikan, CFD kembali dibuka karena Covid-19 sudah landai di Kota Bekasi. Mudah-mudahan warga bisa memanfaatkan CFD yang saat ini sudah digelar.

“Disamping olahraga jajannya juga harus banyak. Alhamdulillah antusias masyarakat juga banyak mendukung CFD dibuka,” ucapnya.

Terkait usulan warga agar waktu CFD ditambah, Tri Adhianto akan merealisasikan usulan tersebut secara bertahap dan saat ini masih melihat pada pengawasan prokesnya.

“Saya berharap warga masyarakat tetap gunakan prokes,” tutupnya. (pay)