Pemkab Bekasi Diminta Maksimalkan CSR

Ilustrasi kantor pemerintahan Pemkab Bekasi. Dok Radar Bekasi.

 

RADARBEKASI.ID, CIKARANG PUSAT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi diminta mengusulkan integrasi pembangunan dari sumber Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan supaya pembangunan di Kabupaten Bekasi lebih merata.


Sekretaris Komisi I DPRD Kabupaten Bekasi, Jamil mengungkapkan, bahwa program-program tanggung jawab sosial dan lingkungan dari perusahaan diharapkan menyasar sektor prioritas dan lebih proporsional.

“Dengan begitu, yang dapat dicapai diantaranya, dari segi lingkungan, kami tawarkan proyek normalisasi sungai menjelang musim penghujan, dan pembersihan sampah supaya mengurangi risiko banjir yang dapat menyebabkan kerugian,


Bahkan melalui fraksinya, Jamil menilai Pemkab Bekasi tidak memiliki data yang jelas terkait jumlah perusahaan di Kabupaten Bekasi.

“Kabupaten Bekasi merupakan kawasan industri terbesar se-Asia Tenggara. Namun anehnya, saya belum pernah dapat data ril berapa sebenarnya jumlah perusahaan yang ada di kawasan tersebut,” kata Jamil saat menyampaikan pandangan fraksinya ketika Sidang Paripurna LKPJ, belum lama ini.

Lanjut politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini, jika jumlah perusahaannya sudah jelas, maka pengelolaan dana CSR dari perusahaan yang ada, seharusnya bisa mengatasi masalah pengangguran.

“Sebenarnya berapa sih jumlah perusahaan yang ada di kawasan industri itu?. Sehingga, Pemkab Bekasi bisa mengambil kebijakan untuk mengatasi masalah pengangguran, demi kepentingan masyarakat,” ucapnya.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Bupati Bekasi, Dani Ramdan menuturkan, pihaknya berencana untuk mengumpulkan seluruh perusahaan yang ada di Kabupaten Bekasi, lalu diajak berkolaborasi dengan Pemkab Bekasi.

Menurut dia, pengusaha mempunyai tanggung jawab sosial, yakni CSR. Rencana mengumpulkan pengelola perusahaan itu adalah untuk diajak berkolaborasi dalam penuntasan masalah pengangguran.

“Dari dan CSR perusahaan itu, diharapkan Pemkab Bekasi bisa memaksimalkan pembangunan infrastruktur. Yang saya akan titik beratkan adalah membangun jalan lingkungan,” terang Dani.

Ia mengambil contoh, jika CSR dari satu perusahaan bisa membangunan seratus atau satu kilometer jalan, tergantung pada kemampuan, maka hampir semua jalan lingkungan yang ada di Kabupaten Bekasi, akan mulus.

“Dalam hal ini harus ada komitmen bersama, dan tanggung jawab perusahaan terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar,” tegas Dani. (and)