Pemkot Evaluasi Gelaran CFD

ASIK MEROKOK: Warga asik merokok saat kegiatan car free day atau hari bebas kendaraan bermotor di Jalan Ahmad Yani Bekasi Selatan Kota Bekasi, Minggu (29/5). Pemerintah Kota Bekasi melakukan evaluasi kegiatan CFD salah satu yakni warga dilarang merokok saat kegiatan tersebut. RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Kota Bekasi telah memulai pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) akhir pekan kemarin setelah dua tahun libur. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) telah mengantongi sejumlah catatan hasil evaluasi pelaksanaan pertama kemarin, catatan ini menjadi Pekerjaan Rumah (PR) untuk diperbaiki pada pelaksanaan CFD pekan depan.

Tim dan Satgas disebut memantau pelaksanaan CFD kemarin. Hasilnya, ada beberapa PR yang harus diselesaikan sehingga pelaksanaan CFD berjalan makin tertib.


Beberapa catatan yang sudah dikantongi diantaranya penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di sekitar area CFD, DLH Kota Bekasi akan mengambil langkah supaya pedagang tidak menumpuk di satu titik. Termasuk pedagang asongan yang masuk ke area CFD.

“Selain Prokes, kita kan ingin tertib, tidak ingin menumpuk di satu titik tertentu, makanya kita ingin sebar,” kata Kepala DLH Kota Bekasi, Yayan Yuliana, Senin (30/5).


Catatan lainnya, masih ada pengendara yang menerobos batas penutupan jalan untuk area CFD. Peristiwa ini diduga terjadi lantaran pengendara yang dimaksud belum mengetahui CFD sudah kembali dilaksanakan.

Berikutnya yang perlu ditertibkan adalah pengunjung CFD yang masih merokok dan area untuk komunitas yang beraktivitas di lokasi CFD. Hal ini kata Yayan, mesti dilakukan agar tidak mengganggu pengunjung kegiatan yang ada di area CFD.

“Bahkan ada juga yang merokok di area Car Free Day,” tambahnya.

Menjelang akhir pekan, evaluasi akan kembali dilakukan secara menyeluruh oleh DLH Kota Bekasi. Sedangkan ketentuan Protokol Kesehatan (Prokes) seperti memakai masker dan menjaga kebersihan disampaikan oleh Yayan sudah dipatuhi oleh para pengunjung.

“Kita InsyaAllah hari Kamis akan ada evaluasi secara menyeluruh, supaya pelaksanaan Car Free Day yang berikutnya pada hari Minggu besok bisa berjalan tertib,” tukasnya.

Sekedar diketahui, Kota Bekasi kembali melaksanakan CFD atau Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) tepat sepekan setelah CFD di DKI Jakarta kembali dibuka. Prokes ketat menjadi poin penting dalam pelaksanaannya.

Plt Walikota Bekasi, Tri Adhianto pada pelaksanaan CFD kemarin menyampaikan bahwa pasien Covid-19 tersisa satu orang.

“Saya kira karena aktivitas masyarakat yang luar biasa, tentu harapannya akan muncul kegiatan inovatif yang membangkitkan perekonomian,” paparnya.

Kegiatan ini dijadikan salah satu sarana sosialisasi kepada masyarakat yang belum mengikuti vaksinasi. Selain itu juga dibuka layanan kependudukan bagi pengunjung CFD.

Setelah hari pertama kemarin, waktu pelaksanaan akan diperpanjang bertahap.

“Kami coba dulu bertahap, tapi pengawasan yang ketat akan tetap kami lakukan,” tambahnya. (sur)