Pj Bupati Diminta Selesaikan Kekosongan Jabatan

BLUSUKAN : Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan, saat blusukan memantau proses pembangunan di setiap kecamatan. ISTIMEWA/RADAR BEKASI

 

RADARBEKASI.ID, BEKASI – DPC Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Bekasi meminta Penjabat (Pj) Bupati Bekasi, Dani Ramdan, segera menyelesaikan persoalan kekosongan jabatan eselon II di 12 dinas. Pasalnya, jika kekosongan jabatan terus berlarut akan berpengaruh ke kinerja Pj Bupati.


Ketua DPC Gerindra Kabupaten Bekasi, Aria Dwi Nugraha mengatakan, saat ini Pj bupati harusĀ  melakukan pembenahan di internal, karena jabatan banyak yang kosong. Asalkan, dalam menempatkan orang-orang di kekosongan tersebut harus sesuai, karena itu sebagai penunjang maupun pendukung Pj bupati dalam menjalankan programnya.

“Yang harus dilakukan Pj bupati hari ini, sebelum bicara rangkaian eksternal. Pembenahan dulu di internal, karena jabatan banyak yang kosong, itu aja dulu beres-beresin,” ujarnya kepada Radar Bekasi.


Pada prinsipnya, partai yang dipimpinnya ini akan mendukung program-program Pj bupati yang mengedepankan dan memprioritaskan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bekasi, baik dari soal infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan. Tapi apabila lebih mementingkan golongan atau pribadi. Pria yang juga sebagai anggota DPRD Kabupaten Bekasi ini menegaskan, Pj bupati akan berhadapan dengan Gerindra.

“Sepanjang yang dilakukan Pj bupati untuk kepentingan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bekasi, kita dukung,” ucapnya.

Senada disampaikan Ketua DPD PKS Kabupaten Bekasi, Budi Muhammad Mustofa. Menurutnya, Pj bupati harus diberikan kesempatan dan dukungan untuk membantu menyelesaikan permasalahan yang terjadi di Kabupaten Bekasi. Untuk sekarang yang paling utama mengisi kekosongan 12 jabatan eselon II, yang memang harus disegerakan.

“Paling utama mengisi kekosongan 12 jabatan eselon II, yang harus disegerakan, supaya pembangunan semakin berjalan. Karena apabila kekosongan bisa diselesaikan, bisa terbantu,” katanya.

Setelah permasalahan kekosongan jabatan ini bisa diselesaikan. Pria akrab disapa Budi MM ini menuturkan, Pj bupati bisa berkonsentrasi menyelesaikan permasalahan yang lain. Tentunya dalam hal ini, Pj bupati harus sering-sering bertemu dengan pimpinan partai politik untuk saling bertukar pikiran.

“Harus sering ketemu dengan pimpinan partai politik untuk saling bertukar pikiran. Saya berharap semua elemen masyarakat bisa mendukung beliau (Pj bupati) dalam memimpin Kabupaten Bekasi ini,” ucapnya. (pra)