Mahasiswa Tuntut Dinas Pendidikan Transparan Soal PPDB Online 2022/2023

Mahasiswa PMII UMIKA berunjukrasa menuntut Dinas Pendidikan Kota Bekasi transparan soal PPDB Online 2022/2023.

 

RADARBEKASI.ID, BEKASI TIMUR – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Universitas Mitra Karya (PMII-UMIKA) Kota Bekasi turun ke jalan. Mereka mengkritik pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online Tahun Ajaran 2022/2023.


Mereka menggeruduk kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi, Selasa (14/6). Menuntut transparansi pelaksanaan PPDB Online 2022/2023.

Kordinator lapangan, M. Rizky Yusa Maulana berteriak-teriak dalam orasinya, agar Disdik Kota Bekasi transparan soal pelaksanaan PPDB Online dan terkait pengelolaan DAK (Dana Alokasi Khusus) Pendidikan yang bersumber dari APBN pada Tahun Anggaran 2021 sebesar Rp11,4 miliar.


“Dinas Pendidikan Kota Bekasi tidak transparan soal realisasi dana, pencapaian pengeluaran dana, pelaksanaan teknis kegiatan dan pencapaian hasil (out come),” kata Yusa saat aksi, Selasa (14/5) sore.

Selain itu, Yusa menyatakan, mekanisme pelaksanaan PPDB Online 2022/2023 yang saat ini sedang berlangsung minim sosialisasi sehingga masyarakat kebingungan.

“Jadi perlu adanya pelayanan yang maksimal dan memberikan sosialisasi serta edukasi kepada masyarakat dengan mudah dipahami dan menyeluruh dari hulu hingga ke hilir Kota Bekasi,” ungkapnya.

Adapun tuntutan aksi PMII-UMIKA, antara lain,

1. Mendesak Dinas Pendidikan Kota Bekasi untuk segera melaksanakan kegiatan PPFB Online.

2. Meminta Dinas Pendidikan Kota Bekasi untuk melakukan transparansi anggaran dana alokasi khusus dengan ketentuan Undang-undang No.14 Tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik.

3. Mendesak Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi untuk segera mundur dari jabatannya, apabila tidak dapat melaksanakan tugasnya dengan baik.

Menanggapi aksi mahasiswa, Sekretaris Pelaksana PPDB Online, Jomin Jamaludin saat menemui para pengunjuk rasa mengatakan, pihaknya sudah melaksanakan sosialisasi lewat rapat sosialisasi bersama Dinas Pendidikan dengan Plt Wali Kota, Komisi 4, LSM, BMPS dan seluru stakeholder pendidikan di Kota Bekasi.

“Kita sudah laksanakan sosialisasi PPDB Online ke semua unsur. Kita mulai 13 Juni sampai 30 Juni membuka pra pendaftaran di seluruh kecamatan. Pendaftaran untuk melengkapi administrasi, disitu ada jalur zonasi. Semuanya ada 4 jalur. Kita sudah atur dan terbuka. Intinya kita sudah lakukan sosialisasi kepada stakeholder yang ada,” tutupnya. (pay)