Pj Bupati Tinjau Program Rutilahu dan SPAL

ANGKAT JEMPOL : Penjabat (Pj) Bupati Bekasi, Dani Ramdan, angkat jempol saat meninjau bangunan salah satu program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), di Desa Muktiwari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi. DOK.HUMAS/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Penjabat (Pj) Bupati Bekasi, Dani Ramdan, meninjau hasil pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), di Desa Muktiwari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi.

Bangunan yang merupakan program Rutilahu tersebut, sudah rampung dan telah ditempati dengan layak oleh penerima manfaat.


Dani mengatakan, program Rutilahu yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan), bisa dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat yang kurang mampu, untuk menjadi sebuah tempat tinggal yang layak huni dan aman.

“Manfaat dari program Rutilahu ini, secara langsung dirasakan oleh masyarakat, sehingga pemerintah dalam hal ini, dapat mengambil peran yang sangat vital, untuk bisa memberikan sebuah tempat tinggal yang layak bagi masyarakat yang kurang mampu di Kabupaten Bekasi,” terang Dani.


Pada saat melakukan peninjauan, Dani juga menempelkan stiker pada beberapa rumah program Rutilahu yang telah selesai dikerjakan, sebagai bukti sudah layak dihuni.

Terkait pembangunan sarana fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) dan Saluran Pembuangan Air Limbah (SPAL), kata Dani, bahwa hal tersebut juga merupakan aspek penting dalam mencegah stunting disamping masalah gizi.

“Saya juga meninjau pembangunan MCK dan SPAL des, dan ada beberapa yang sudah jadi. Ini sangat penting bagi para keluarga miskin yang tidak mampu membuat MCK nya sendiri. Selain itu untuk mencegah stunting, karena faktornya adalah lingkungan dan rumah yang tidak sehat,” ucap Dani.

Adapun Pelaksana tugas (Plt) Kepala Disperkimtan Kabupaten Bekasi, Nur Chaidir menjelaskan, program pemerintah daerah dalam merenovasi Rutilahu, terus berjalan sesuai dengan ketentuan. Termasuk juga pembangunan MCK dan SPAL di lingkungan masyarakat, dengan kategori yang kurang mampu.

“Harapannya, agar masyarakat tidak lagi membuang air besar sembarangan demi menjaga kesehatan masyarakat sekitar, dan lingkungannya. Semoga apa yang kami fasilitasi ini, bisa dijaga dengan baik, dan berguna bagi kelangsungan hidup masyarakat setempat,” beber Chaidir.

Sementara Camat Cibitung, Encun Sunarto, menyambut baik program Rutilahu yang telah rampung tersebut. Ia menilai, dengan adanya renovasi Rutilahu milik warga yang kurang mampu, menjadi solusi dan bentuk perhatian dari pemerintah kepada masyarakat.

“Warga yang menerima program Rutilahu ini, diantaranya lanjut usia (lansia), anak yatim dan piatu, serta warga lain yang kurang mampu. Kami secara bersama-sama meninjau tiga rumah yang telah rampung pengerjaannya, dan Alhamdulillah penerima manfaat juga sangat bahagia sekali,” terang Encun. (and/adv)