Jalan Amblas Menuju Obyek Wisata Pantai Bungin Diperbaiki

PROSES PERBAIKAN: Sebuah truk menurunkan material untuk perbaikan jalan yang amblas, di Jalan Raya Pantai Bakti, Kampung Kedung Bokor, Dusun Dua, Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi. IST

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi memberikan respon cepat terhadap infrastruktur jalan yang amblas menuju objek wisata Pantai Bungin, di Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muaragembong.

Camat Muaragembong, Lukman Hakim membenarkan, ada jalan yang ambles di Jalan Raya Pantai Bakti, tepatnya di Kampung Kedung Bokor, Dusun Dua, Desa Pantai Bakti, menuju objek wisata Pantai Bungin.


“Selain jalan rusak dan berlubang, juga ada jalan yang amblas dengan kedalaman sekitar dua meter, panjang 10 meter dan lebarnya dua meter,” ujar Lukman, Minggu (17/7).

Ia menjelaskan, sesuai arahan Penjabat (Pj) Bupati Bekasi, Dani Ramdan, Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (DSDA MBK) Kabupaten Bekasi, dibantu pihak perusahaan swasta dan masyarakat, langsung melakukan perbaikan jalan amblas tersebut, dengan menurunkan alat berat dan truk pengangkut material.


Menurut Lukman, respon cepat dari Pemkab Bekasi dalam penanganan infrastruktur, sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Tidak lama setelah mendapat dilaporkan, kata dia, pihak dari Pemkab Bekasi langsung melakukan pengecekan, dan saat ini sudah dalam penanganan.

“Setelah saya laporkan, Alhamdulillah Pemkab Bekasi merespon dengan cepat. Saya juga ikut memantau perbaikan jalan amblas tersebut,” ucapnya.

Lukman memastikan, perbaikan jalan menuju lokasi wisata tersebut, akan dilakukan secara menyeluruh. Selain jalan amblas, lanjutnya, perbaikan juga akan dilakukan di sejumlah titik ruas jalan rusak tersebut.

Ditambahkannya, data yang sudah dilaporkan kepada Pemkab Bekasi, yakni ada empat titik jalan rusak. Pertama, jalan amblas di Kampung Kedung Bokor, lalu jalan berlubang di Kampung Kedung Cinde, selanjutnya di Kampung Bendungan, dan terakhir jalan rusak di Kampung Singkil dan Biyombong. (net/*)