Durasi Belajar Masih Terbatas

SAMPAIKAN MATERI: Guru menyampaikan materi MPLS kepada siswa baru di SMPN 9 Kota Bekasi, Senin (18/). RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI

 

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Tahun ajaran baru 2022/2023 dimulai Senin, (18/7). Pada hari pertama masuk sekolah siswa baru maupun lama tidak langsung belajar.


Siswa kelas VII SMP dan X SMA mengikuti kegiatan masa pengenalan sekolah (MPLS) pada 18-20 Juli mulai pukul 07.00-11.30 WIB. Sedangkan siswa kelas VIII, IX SMP dan XI, XII SMA datang ke sekolah sejak pukul 07.00-11.00 WIB hanya mendapat pengarahan dari guru, pembagian kelas, dan mencatat mata pelajaran. Siswa lama akan mulai aktif belajar dengan durasi yang masih terbatas, Selasa (19/7) hingga pukul 12.00 WIB.

Pantauan wartawan di SMPN 9 Kota Bekasi, kemarin pagi, sejumlah siswa berseragam putih biru dan putih abu-abu kembali meramaikan sekolah yang sudah cukup lama terlihat sepi.


Tidak banyak orangtua siswa yang ikut hadir mengantarkan anaknya ke sekolah. Para siswa datang ke sekolah dengan mengendarai sepeda motor maupun kendaraan umum.

Masuk pada pukul 07.00 WIB dengan penerapan protokol kesehatan, siswa langsung diarahkan ke tengah lapangan untuk diberikan arahan. Setelah itu siswa langsung diminta untuk mencari kelasnya masing-masing.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMPN 9 Kota Bekasi Agus Hamid menjelaskan, di hari pertama masuk sekolah siswa baru mengikuti MPLS. Sedangkan kegiatan siswa kelas VIII dan IX hanya diisi dengan pembagian kelas dan mencatat jadwal pelajaran.

“Untuk hari pertama PTM 100 persen, siswa hanya kami beri pengarahan, pembagian kelas dan mencatat jadwal pelajaran. Setelah itu kami akan langsung pulangkan siswa dan akan mulai belajar aktif di hari berikutnya,” ungkapnya saat ditemui Radar Bekasi.

Pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen yang kini kembali digelar membuat sekolah harus mempersiapkan banyak hal. Antara lain memberikan pengertian kepada siswa agar tetap menerapkan protokol kesehatan seperti mengikuti pengecekan suhu tubuh, mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak.

“Pelaksanaan PTM 100 persen sekarang sudah kembali digelar, tetapi kami juga harus tetap berhati-hati. Sehingga imbauan untuk tetap menerapkan prokes, kami berikan kepada siswa di hari pertama masuk sekolah,” ujarnya.

Pada proses pembelajaran yang akan mulai berlangsung hari ini, sekolah akan tetap menerapkan sistem pembelajaran dengan peraturan PTM terbatas 75 persen.

“Meskipun siswa sudah masuk 100 persen, tetapi untuk jam belajarnya kami masih akan menerapkan batas waktu belajar yang ada di dalam peraturan PTM terbatas 75 persen,” terangnya.

Secara normal, durasi belajar maksimal 45 menit per mata pelajaran. Namun untuk pembelajaran secara terbatas hanya diterapkan maksimal 40 menit per mata pelajaran.

“Kami masih akan menerapkan pembatasan waktu jam belajar, karena belum ada aturan terbaru untuk kegiatan belajar di kelas. Kami hanya menerima informasi bahwa kegiatan PTM 100 persen boleh dilaksanakan,” terangnya.

Hal senada dikatakan Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMAN 8 Kota Bekasi Istiyo Wahyuni. Menurutnya, di hari pertama masuk sekolah siswa lama hanya hadir untuk penentuan kelas baru dan pembagian jadwal belajar.

“Di hari pertama masuk sekolah, siswa hanya hadir untuk pembagian kelas dan pembagian jadwal mata pelajaran saja,” tuturnya.

Sedangkan siswa baru mengikuti kegiatan MPLS. Sama dengan SMP, penerapan pembelajaran kelas untuk tingkat SMA juga masih dilakukan pembatasan jam belajar. Sehingga penerapan pembelajaran belum dilakukan secara normal.

“Kami masih melakukan pembatasan jam belajar, yaitu untuk satu mata pelajaran 60 menit. Kalo normalnya itu 90 menit,” ucapnya.

Penerapan protokol kesehatan juga menjadi hal yang wajib diterapkan oleh seluruh warga sekolah. “Prokes tetap menjadi hal yang wajib untuk diterapkan,” pungkasnya. (dew)