Sibuk Kuliah dan Project

Febrilian Valent Hericko Santoso

 

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Febrilian Valent Hericko Santoso (21) seringkali bertugas sebagai editor dalam membuat beberapa project kampus seperti film pendek dokumenter, liputan video penerimaan mahasiswa baru, video liputan wisuda di kampusnya Akademi Komunikasi Media Radio & TV (AKMRTV).


Selain itu, dirinya juga menjadi editor dalam salah satu program tv berjudul “Melihat Indonesia” yang tayang di UGTV. Mahasiswa semester enam ini mengungkapkan kesibukannya sekarang ini.

“Sekarang sih saya masih sibuk sama kenaikan semester 7. Selain itu juga saya termasuk ke dalam asisten laboratorium di kampus, jadi paling sibuk sama project-project yang ada sih,” ujar Riko-sapaan akrabnya.


Dalam mengatur waktu antara mengerjakan tugas kuliah dan menyelesaikan tugas project, Riko harus dapat menyelesaikan keduanya dengan cepat dengan memprioritaskan tugas mulai dari yang deadline pengumpulan tugas paling cepat dan tidak mengulur waktu agar dapat mengerjakan  tugas-tugas yang lainnya.

Selama menjadi asisten laboratorium di kampusnya, Riko sudah menghasilkan banyak prestasi, seperti mendapatkan juara 1 film dokumenter dengan judul “Masjid di Tengah Pandemi” pada Lomba Videografi Poltekes Bandung, lalu mendapatkan juara 3 dokumenter terbaik dengan judul “Ikan Cupang Bukan Sekedar Hiasan” dan masih banyak prestasi lainnya.

Tidak hanya handal sebagai editor, Riko juga pernah menjadi host di salah satu program tv dengan judul “Movie Spot” yang tayang di stasiun tv kampus yaitu UGTV. Dalam program tv tersebut dia membawakan informasi atau rekomendasi film nasional maupun internasional dengan rating yang tinggi dan mempunyai banyak prestasi.

Menurutnya, dengan bergabungnya dia dalam aslab akan secara otomatis mengajarkannya bagaimana cara membagi waktu dan bersikap profesional, dikarenakan kegiatan yang dijalankan dalam lab merupakan kegiatan kerja. Dimana tugas yang diberikan dalam lab harus diselesaikan tanpa adanya ikut campur dengan urusan kuliah atau urusan lainnya.

“Sebenarnya dalam menjalankan kegiatan kayak begini hambatannya cuma capek aja sih, karena kan otomatis saya disuruh dapat menyelesaikan beberapa tugas, mulai dari tugas kuliah sampe tugas editan aslab. Tapi selebihnya saya senang sih karena teman-teman di kampus maupun di lab juga dapat mendukung serta bekerjasama dengan baik, jadi saya juga senang ngerjainnya,” ungkap mahasiswa yang tinggal di wilayah Cibitung tersebut. (cr1)