Kawal Pengembangan UMKM Bekasi

Anggota komisi IX DPR Intan Fauzi. Foto: Istimewa

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Anggota DPR RI Fraksi PAN, Intan Fauzi mengaku akan terus mengawal pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Bekasi. Menurutnya, UMKM menjadi salah satu pendongkrak pembangunan ekonomi.

“Iya, jadi memang tupoksi Komisi VI DPR RI itu lebih kepada program-program yang ada di Kementerian BUMN, Kementerian Koperasi dan UMKM, serta Kementerian Perdagangan, sesuai dengan Mitra komisi saya. Dan kami sendiri sekarang ini focus di pengembangan UMKM, dan Perdagangan. Tapi, tentu untuk aspirasi dari masyarakat tetap disampaikan sebagai laporan kegiatan reses kami,” jelas Intan, saat melakukan Reses di Kecamatan Pondokgede, Kota Bekasi.


Ketua Umum Perempuan Amanat Nasional (PUAN) ini mengaku, bisa memberikan bantuan berupa berbagai program dan anggaran pemulihan ekonomi. Sehingga tak bicara lagi terkait refocusing tapi lebih kepada bagaimana pelaku UMKM ini bisa berusaha, serta untuk meningkatkan pemasarannya.

“Jadi dari mulai akses permodalan, kemudian proses produksi, peralatan, perbaikan untuk bagaimana proses produksi yang baik dan benar, maupun perizinan terkait apakah itu dari badan POM atau lainnya untuk makanan minuman, PIRT dan sebagainya, serta akses pemasaran yang lebih luas bisa kita dukung, termasuk berbicara soal pemasaran digital sehingga tak hanya dilingkungan, tapi dapat melakukan pemesanan dari berbagai daerah juga,” paparnya.


Selain itu, Intan Fauzi meminta agar pemerintah daerah membantu para pelaku UMKM dalam meningkatkan produktivitas dan pemasaran hasil industri kecil dan menengah, sehingga nantinya UMKM itu dapat maju dan naik level. “Ini tidak hanya meningkatkan perekonomian bagi keluarga, tetapi juga perekonomian daerah,” terang Intan Fauzi.

Wakil rakyat dari daerah pemilihan (Dapil) Jawa Barat 6 (Kota Depok-Kota Bekasi) ini menerangkan, dari DPR RI pun melakukan sosialisasi Peran Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk Pemberdayaan Umat.

Selain itu, ada program Holding Ultra Mikro (UMi) yang merupakan hasil dari penggabungan tiga entitas BUMN, yakni PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI, PT Pegadaian, dan PT Permodalan Nasional Madani atau PNM. “UMi ini berupaya memajukan inklusi keuangan di Indonesia. Salah satunya, dengan mendongkrak pertumbuhan kegiatan UMKM di Tanah Air,” tandasnya. (mhf/adv)