Kejar Ketertinggalan Praktik Materi Dasar

ILUSTRASI: Sejumlah siswa SMK Bistek Kota Bekasi saat mengikuti pembelajaran praktik di sekolah. DEWI WARDAH/RADAR BEKASI

 

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Sejumlah satuan pendidikan SMK mengakui bahwa pandemi Covid-19 membuat siswa tertinggal praktik materi dasar. Oleh karena itu, praktik yang kembali normal membuat siswa harus mengejar ketertinggalan tersebut.


Kepala Bursa Kerja Khusus (BKK) SMK Bisnis dan Teknologi (Bistek) Kota Bekasi Riono menjelaskan, kegiatan pembelajaran praktik bagi siswa SMK sudah kembali diterapkan secara normal.

“Saat ini kegiatan praktik di sekolah sudah dilakukan secara normal dan tidak dilakukan pembatasan lagi. Hanya saja masih tetap harus menerapkan prokes,” ujarnya kepada Radar Bekasi, Kamis (11/8).


Kembalinya kegiatan praktik secara normal bagi siswa kelas XI dan XII, menuntut mereka harus mengejar materi dasar. Sebab, para siswa sudah cukup tertinggal.

“Untuk siswa kelas XI dan XII ini memang banyak membutuhkan penyesuaian, mereka ini sangat tertinggal sekali untuk kegiatan praktiknya. Jadi memang wajib untuk mengejar praktik materi dasar,” tuturnya.

Sejak dua tahun belakangan, Riono mengatakan, pihaknya secara marathon memberikan materi dasar agar siswa mampu menguasai program jurusan yang diampu. Dalam satu minggu siswa akan mendapatkan jadwal pembelajaran praktik, selama 24 jam perminggu.

“Jam yang diberikan untuk mengejar praktik ini memang cukup banyak, dimana siswa akan mendapatkan materi dan praktik sesuai dengan program jurusannya,” jelasnya.

Riono menegaskan, penting bagi siswa untuk memiliki kemampuan dasar praktik yang mumpuni agar mereka lebih mudah untuk mendapatkan peluang pekerjaan.

“Kami tidak ingin hanya sekedar meluluskan siswa saja, tetapi kami ingin meluluskan siswa yang kompeten. Dimana kemampuan dasarnya harus mereka kuasai melalui kegiatan praktik,” ucapnya.

Hal senada dikatakan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMKN 8 Kota Bekasi Hikmah Tuloh Sidik. Ia menyampaikan, kegiatan pembelajaran praktik di sekolahnya sudah kembali normal.

Penyesuaian juga dilakukan bagi siswa kelas XI dan XII.  Ia mengaku, materi dasar sangat minim dikuasai oleh siswa.

“Waktu praktik yang tidak menentu selama dua tahun terakhir ini membuat siswa tidak paham sepenuhnya tentang kegiatan praktik. Jadi memang butuh penyesuaian yang ekstra bagi siswa untuk memahami materi dasar praktik,” tuturnya.

Menurutnya, untuk mengejar semua materi praktik dasar siswa tidak cukup kesulitan. Pasalnya guru program jurusan selalu memberikan bimbingan maupun arahan.

“Saya rasa untuk mengejar materi praktik ini, siswa tidak kesulitan asal kan siswa sungguh-sungguh dalam mengikuti kegiatan praktik,” ucapnya.

Menghasilkan lulusan yang berkualitas dan memiliki kemampuan yang sesuai dengan program jurusannya merupakan salah satu target sekolah. Sehingga siswa akan lebih mudah dalam mencari peluang pekerjaan.

“Jangan sia-siakan waktu yang ada, karena pandemi sudah menyita semua waktu yang ada. Jadi kami memiliki target untuk meluluskan siswa dengan kualitas yang benar-benar baik,” tukasnya. (dew)