DPRD Kota Bekasi: Terapkan Tegas, Pembatasan Jam Operasional Truk Bertonase Besar

Kecelakaan maut di Jalan Raya Sultan Agung, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Rabu (31/8).

 

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Peristiwa kecelakaan maut di Kota Bekasi kembali terulang. Terbaru, 10 Orang nyawa melayang dan 30 Lebih korban luka-luka dalam kecelakaan maut di Jalan Raya Sultan Agung, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Rabu (31/8) pagi.


Kecelakaan maut di Kota Bekasi ini bukan yang pertama terjadi. Dalam tempo kurang dari dua bulan, peristiwa serupa juga terjadi di Kranggan, Jalan Raya Alternatif Cibubur, Jatisampurna, Kota Bekasi.

Dua peristiwa maut ini sontak menjadi perhatian banyak kalangan. Salah satunya mendapat sorotan dari DPRD Kota Bekasi.


Anggota Komisi 4 DPRD Kota Bekasi Latu Har Hary mengungkapkan, perlunya kebijakan antisipatif mengatasi terulangnya kejadian serupa di Kota Bekasi.

Legislator dari Fraksi PKS ini mengusulkan perlunya pembatasan jam operasional bagi kendaraan truk  dengan muatan tonase besar yang melintasi jalan protokol dan pusat Kota Bekasi.

“Pembatasan jam operasional, misalnya khusus kendaraan-kendaraan dengan muatan tonase besar, itu boleh melintas jalan protokol atau dalam kota malam pukul 23.00 hingga 04.00 dinihari,” ungkapnya.

Penindakan terhadap pelanggarnya, kata dia juga harus dilakukan dengan sanksi tegas. “Ini untuk keselamatan masyarakat, untuk kepentingan publik,” tegasnya. (rbs)