Ratusan Warga Disuguhi Layar Tancap Massal

LAYAR TANCAP : Foto udara puluhan layar tancap untuk menghibur warga, dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-72 Kabupaten Bekasi, dan Hari Kemerdekaan ke-77 RI, di Lapangan Desa Wanasari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Senin malam (30/8). ARIESANT/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Untuk menonton layar tancap secara massal, ratusan warga berbondong-bondong mendatangi lapangan sepak bola yang berada di Kampung Selang, Kelurahan Wanasari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi. Mau tahu ceritanya, berikut ulasannya:

LAPORAN:
KARSIM PRATAMA,
CIBITUNG


Puluhan layar tancap dipasang secara massal di lapangan depan kantor Kelurahan Wanasari, Senin malam (29/8). Acara yang bertemakan ‘Lebaran Anak Yatim’ ini diadakan selama tiga hari, sampai Rabu (31/8).

Antusias warga untuk menyaksikan layar tancap sangat tinggi. Mereka berduyun-duyun datang ke lokasi bersama keluarga maupun teman-teman, dan membawa tikar sebagai alas duduk.


“Saya datang bersama anak dan cucu, pengen melihat pertunjukan layar tancap secara massal. Dan memang baru kali ini ada layar tancap yang jumlahnya cukup banyak,” ujar salah satu warga, Wisnu (22).

Menurut dia, hiburan seperti ini harus rutin dilakukan setiap tahun. Pasalnya, semua warga bisa hadir tanpa ada batasan.

“Kegiatan ini harus dilakukan setiap tahun, karena bisa dinikmati oleh seluruh warga,” harapnya.

Hal senada disampaikan warga lainnya, Futri (23), yang rela datang dari Tambelang untuk melihat layar tancap massal ini.

“Ke depan, bisa diadakan di wilayah lain, jangan hanya terpaku di Wanasari, Cibitung saja,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Harian Dewan Kesenian Kabupaten Bekasi, Herdiansyah menyampaikan, kegiatan ini hiburan rakyat, mengingat Kabupaten Bekasi terdiri dari berbagai kesenian, termasuk juga ada komunitas, dan semua bersatu dalam satu wadah.

Kata dia, acara ini sebetulnya untuk merayakan Lebaran Anak Yatim yang sudah direncanakan beberapa bulan sebelumnya.Tapi karena para seniman sibuk, baru sekarang bisa dilaksanakan. Kegiatan ini sekaligus memeriahkan Hari Jadi ke-72 Kabupaten Bekasi, dan Merayakan Hari Kemerdekaan ke-77 Republik Indonesia.

“Judulnya hiburan rakyat. Awalnya cuma 25 layar tancap, tapi kemudian bertambah menjadi 35,” terang pria yang akrab disapa Okem ini.

Ia menjelaskan, kegiatan ini sampai tiga hari, tidak hanya layar tancap saja, melainkan ada pencak silat, gambang kromong, tari Bekasi, marawis, fashion show rias dan musik.

Pihaknya juga menyiapkan sejumlah permainan untuk anak-anak yatim, mandi bola, kereta-keretaan, traveling, termasuk hiburan odong-odong.

“Acara puncaknya, besok (hari ini,Red) Rabu (31/8), ada dangdutan juga yang dihadiri beberapa artis ibu kota sebagai bintang tamu, termasuk topeng,” tutur Okem.

Lanjut Okem, sumber dana kegiatan ini berasal dari temen-temen seniman, hasil panggung ke panggung.

“Alhamdulilah, antusias masyarakat luar biasa, dan pengunjungnya membludak. Kami juga bersinergi dengan aparat pemerintah setempat bersama polri,” terangnya.

Dia berharap, teman-teman seniman di Kabupaten Bekasi, bisa lebih kompak lagi kedepannya, agar kegiatan seperti ini bisa kembali dilaksanakan. (pra)