Sekolah Dorong Guru Produktif Ikut Program Magang

ILUSTRASI: Sejumlah siswa SMKN 11 Kota Bekasi mengikuti praktik jurusan, beberapa waktu lalu. Sekolah jenjang SMK mendorong para guru produktif untuk mengikuti program magang guru. ISTIMEWA

 

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Sekolah jenjang SMK mendorong para guru produktif untuk mengikuti program magang guru. Program magang guru untuk meningkatkan relevansi kompetensi keahlian guru produktif dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang ada di dunia usaha dan di dunia industri.


Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMKN 8 Kota Bekasi Hikmah Tuloh Sidik menyampaikan, pihaknya menargetkan delapan guru SMKN 8 Kota Bekasi dapat mengikuti program magang di industri pada Januari 2023.

“Kami jadwalkan berbarengan dengan kegiatan PKL siswa, sehingga saat siswa sedang fokus pada program PKL gurunya bisa upskilling di industri,” ujar Hikmah kepada Radar Bekasi, Selasa (6/9).


Pengajar yang akan diajukan untuk mengikuti program merupakan para guru produktif. Program tersebut penting diikuti oleh para guru untuk meningkatkan kemampuannya.

“Untuk program pemagangan guru kami ajukan guru-guru produktif, dimana kemampuan upskilling di industri itu sangat penting untuk disampaikan. Jadi guru memang sangat dibutuhkan untuk pengembangan itu,” jelasnya.

Pada tahun ajaran baru 2022/2023, SMKN 8 Kota Bekasi menginginkan kemampuan siswa lebih berkembang. Oleh karenanya dibutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang mampu meningkatkan kemampuan dan pengetahuannya.

“Kita ingin meningkatkan kemampuan siswa, maka semua itu harus dimulai dari guru yang kompeten. Jadi kami memang sedang mendorong para guru produktif ini untuk mengikuti program magang,” terangnya.

Sementara, Kepala Bursa Kerja Khusus (BKK) SMK Bisnis dan Teknologi Kota Bekasi Riono mengungkapkan, terkait program magang guru pihak sekolah belum melakukan perencanaan.

“Untuk program magang guru kami belum mengatur waktunya, sebab kami berencana untuk menugaskan guru produktif menjadi guru pembimbing PKL siswa,” terangnya.

Selain itu, pihak sekolah tengah mengejar materi ketertinggalan siswa. Menurutnya, program magang guru akan difokuskan setelah beberapa target sekolah bisa terpenuhi

“Kami harus fokus salah satu dahulu, jadi kemungkinan pada tahun ini kami belum memiliki rencana untuk mengajukan guru produktif kami dalam program magang,” tukasnya. (dew)