Rusun Tunawisma Segera Diresmikan

SELESAI PENGERJAAN: Warga melintas di rumah susun tunawisma di kawasan Balai Rehabilitasi Sosial eks gelandangan dan pengemis Pangudi Luhur, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Kamis (8/9). RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Rumah Susun (Rusun) milik Kementerian Sosial (Kemensos) segera diresmikan dalam waktu dekat. Bangunan yang telah berdiri di Komplek Departemen Sosial (Depsos) Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur ini rencananya akan diperuntukkan bagi tuna wisma.

Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengatakan bahwa rumah susun ini diperuntukkan bagi masyarakat yang tidak memiliki tempat tinggal yang stabil dan layak. Meskipun masih ada beberapa peralatan yang belum lengkap, ia memastikan Rusun sudah bisa ditempati.


Pembangunan rumah susun yang dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) ini diperkirakan dapat menampung 100 KK tunawisma.

“Ini memang ada perabotan yang belum ada, tapi sudahlah saya bilang nggak papa kita coba. Kalau misalkan yang pokok-pokok gitu nggak ada, tak carikan sumbangan,” katanya di Bekasi, Kamis (8/9).


Pihaknya telah mengirim surat kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi untuk meminta data tunawisma yang memenuhi persyaratan untuk tinggal di Rusun ini. Setiap calon penghuni kata Risma, akan dipilah, yang pasti adalah masyarakat yang tidak memiliki tempat tinggal layak.

Persiapan untuk membuka Rusun masih dilakukan sampai akhir bulan September ini. Setelah itu, calon penghuni Rusun dapat menempati dengan biaya sewa Rp10 ribu per bulan.

“Nanti akan kita putuskan setelah setelah September ini, kalau kita sudah ada jawaban juga dari Bekasi mau pakai berapa persen. Ya pengennya secepatnya (diresmikan),” tambahnya. (sur)