Lewat Dana CSR, PLN UPT Bekasi Bantu Bank Sampah Salimah

FOTO BERSAMA: Perwakilan PLN UPT Bekasi foto bersama dengan para anggota Bank Sampah Salimah saat acara penyaluran dana CSR, Kamis (22/9). DEWI WARDAH/RADAR BEKASI  

RADARBEKASI.ID, BEKASI – PT PLN (Persero) berkomitmen menyalurkan corporate social responsibility (CSR). Penyaluran dana CSR melalui PLN Unit Pelaksana Transmisi (UPT) kali ini diberikan kepada Bank Sampah Salimah yang berlokasi di sekitar GISTET Tambun Kelurahan Bojong Rawalumbu Kecamatan Rawalumbu Kota Bekasi.

Secara simbolis, penyaluran dana CSR diserahkan oleh Manajer Keuangan dan Administrasi PLN UPT Bekasi Ena Herlina kepada Penasehat Bank Sampah Salimah Risti Dewi, Kamis (22/9).


Dalam kesempatan itu, Erna Herlina mengatakan, penyaluran dana CSR kepada Bank Sampah Salimah ini telah memenuhi kriteria. Yakni daerah yang berada di saluran udara tegangan tinggi.

“Penyaluran dana CSR kepada Bank Sampah Salimah ini sudah sesuai dengan identifikasi serta survei yang kami lakukan. Dan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial kami sebagai PLN UPT Bekasi,” ungkap Erna kepada Radar Bekasi.


Dana CSR diharapkan tersebut bisa mendukung pengembangan usaha Bank Sampah Salimah. Dengan demikian bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

“Bantuan yang kami berikan tidak seberapa, namun kami berharap bantuan ini bisa bermanfaat dan dapat memberdayakan para ibu-ibu yang tangguh ini sehingga bisa menyambung kegiatan-kegiatan yang sudah berjalan,” tukasnya.

Sementara Risti Dewi mengungkapkan, Bank Sampah Salimah ini Pendiriannya berawal dari organisasi wanita yang sudah terbentuk sebelumnya.
“Melalui bank sampah ini kami ingin bersedekah. Makanya kami punya slogan yaitu,’Dengan sedekah sampah alam terjaga, berkah, dan bermanfaat’,” ungkapnya.

Menurutnya, Bank Sampah Salimah telah memproduksi beberapa hasil karya. Antara lain, tikar, tas, dan lilin aroma terapi yang dasar olahannya berasal dari limbah sampah yang sudah tidak terpakai.

“Kami punya produk best seller yaitu lilin aromaterapi, dimana lilin aroma terapi ini diolah dengan bahan dasar minyak jelantah. Ini sudah banyak yang repeat order,” katanya.

Barang-barang hasil karya Bank Sampah Salimah dipasarkan secara daring. Dikatakan, melalui bank sampah ini perekonomian masyarakat dapat berputar dengan baik. Ia berharap, melalui dukungan dana CSR PLN UPT Bekasi bisa mengembangkan Bank Sampah Salimah.

“Program bantuan ini akan kami kembangkan untuk memperluas cakupan penjualan kita. Karena menurut kami ini sudah saatnya produk kami dipasarkan secara massal, kami juga sudah mulai bekerjasama dengan beberapa instansi,” tukasnya. (dew/*)