Mahasiswa KKN Unisma Dorong Pengembangan UMKM Lewat Promosi Digital

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Banyak manfaat yang bisa dilakukan melalui media sosial, salah satunya sebagai sarana media promosi mengenalkan produk barang maupun jasa. Namun sayangnya, masih banyak pelaku usaha yang belum memanfaatkan Media Sosial (medsos) sebagai media promosi.

Salah satunya seperti di desa Krajan, Kabupaten Karawang. Di wilayah tersebut, banyak pelaku usaha salah satunya makanan tradisional. Namun, mereka kesulitan dalam mempromosikannya.


Melihat kondisi tersebut, salah satu mahasiswa KKN Unisma Bekasi Deshinta memberikan pelatihan keterampilan mempromosikan produk melalui media sosial, agar lebih dikenal masyarakat luas.

“Program kerja khusus yang saya gagas adalah pemberdayaan UMKM untuk memperluas pemasaran lewat media digital, salah satunya media sosial Instagram.


Dalam salah satu materi kehumasan ada yang namanya Public Relations Online, yaitu sebuah sistem kehumasan yang menangani pemasaran produk lewat media berbasis online. Materi itu cocok dihubungkan dengan upaya kerjasama Pemerintah Kabupaten Karawang dengan UNISMA Bekasi lewat KKN UNISMA 2022 dalam mengembangkan pemasaran UMKM di wilayah Kabupaten Karawang.” terangnya kepada Radar Bekasi.

“Salah satu kendala dalam penyuluhan adalah para pemilik UMKM tidak mengetahui cara penggunaan Instagram untuk media pemasaran, selama ini kebanyakan dari mereka menggunakannya untuk situs berbagi momen pribadi saja. Dari sinilah saya ingin menyadarkan mereka tentang fungsi lain Instagram, yaitu sebagai media pemasaran produk milik mereka.”sambungnya.

Para Pelaku usaha menyambut antusias pelatihan tersebut. Mereka berharap, melalui pelatihan ini produk mereka makin dikenal oleh masyarakat luas, khususnya masyarakat Bekasi dan Karawang, Salah satunya adalah UMKM ‘Gogori Fishing’ yang menjual mata pancing serta produk-produk memancing lainnya.

Ditemui di rumahnya saat dilaksanakannya pelatihan, Doni, pemilik UMKM Gogiri Fishing mengaku senang diberi arahan dan materi mengenai konsep promosi digital lewat Medsos Instagram.

“Alhamdulillah, setelah penyuluhan dan pelatihan, saya jadi lebih tau banyak tentang bagaimana seharusnya mengelola media sosial saya. Time table, konsep serta cara membaca insights Instagram itu sendiri, ini namanya ilmu berharga.” Kata Doni.

Selain diberi penyuluhan serta pendampingan, pemilik UMKM juga diberi pendampingan untuk dapat bersama mengevaluasi hasil dari pengimplementasian materi marketing Online dalam pembuatan konten atau pemanfaatan Instagram mereka. “Memang diberi pendampingan juga, agar bisa sama-sama mengevaluasi keberhasilan konten, jadi tau juga pilihan konten menarik sesuai sama tanggalnya atau ga. Tidak asal unggah aja.” Deshinta menambahkan.(mis/des)