Pemerintah Kota Bekasi Target Suntikkan 1300 Vaksin Rabies

Petugas kesehatan menyiapkan vaksin. Foto: Antara

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Tahun ini Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menyediakan 1.300 vaksin rabies. Vaksinasi menyasar hewan yang berpotensi rabies secara gratis. Rabies dapat terjadi pada hewan peliharaan seperti kucing, anjing, monyet, hingga musang, penyakit ini dapat membahayakan hewan dan manusia.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKPPP), Herbert Panjaitan mengatakan pihaknya telah menyusun perencanaan dengan beberapa pihak. Vaksinasi rabies kepada hewan peliharaan memang telah dilakukan setiap tahun untuk mengurangi potensi rabies pada hewan.


“Sasaran target vaksinasinya itu ada sekitar 1.300 hewan sesuai ketersediaan vaksin yang ada di kita,” ungkapnya.

Pelaksanaan vaksinasi tahun lalu, dilakukan di enam titik yang tersebar di wilayah Kecamatan Jatisampurna dan Mustikajaya.


Tidak bisa dipilih-pilih, semua hewan yang berpotensi rabies penting untuk dilakukan vaksinasi. Hanya saja, pemerintah bisa fokus dari sisi ekonomi, yakni antara pemilik hewan dengan kekuatan ekonomi tinggi, rendah, maupun hewan yang tergolong liar.

Bagi pemilik hewan dengan kekuatan ekonomi tinggi, bisa memperoleh vaksin rabies di klinik hewan, lantaran harganya juga tergolong murah. Sementara bagi pemilik hewan dengan kekuatan ekonomi rendah serta hewan liar, bisa menjadi fokus vaksinasi rabies gratis.

“Dari sisi ekonomi, mungkin pemilik yang berkecukupan bisa memberikan slotnya kepada yang lebih membutuhkan gitu,” kata Penanggung Jawab Operasional Let’s Adopt Indonesia (LAI), Carolina Fajar.

Untuk hewan jenis anjing dan kucing, total ada tiga kebutuhan vaksin, salah satunya adalah vaksin rabies. Harga vaksin rabies berkisar Rp100 ribu, sementara dua vaksin lainnya berkisar Rp200 hingga Rp300 ribu.

Sampai dengan saat ini kata Carolina, tidak ada obat untuk hewan yang terkena virus rabies, hanya bisa dicegah. Penyakit yang menular lewat gigitan ini bisa menyebabkan kematian, baik kepada sesama hewan, maupun manusia.

Gejala umum yang bisa diketahui oleh pemilik hewan peliharaan ini diantaranya hewan menjadi gelisah dan ketakutan, kesulitan menelan, kehilangan nafsu makan, mengeluarkan air liur terus menerus, sangat sensitif terhadap cahaya, sentuhan, dan suara, serta kejang dan kelumpuhan.

Pada kucing, virus membutuhkan waktu 28 sampai 42 hari untuk menyebar sampai ke otak. Sementara pada anjing, memerlukan waktu 21 sampai sampai 80 hari.

“Setelah gejala rabies ini terlihat, tidak ada obat yang dapat mengobati penyakit ini. Hewan akan mati dalam waktu 10 hingga 14 hari,” tambahnya.

Sementara itu, manusia yang terkena virus ini lewat gigitan hewan rabies juga akan mengalami gejala menakutkan, diantaranya penurunan kesadaran akut, perilaku abnormal, halusinasi, takut air, hingga insomnia. Pada manusia, periode akut penyakit ini bisa terjadi 2 sampai 10 hari, dan berakibat fatal. (sur)