Mayat Waria Pemilik Salon Korban Pembunuhan

GARIS POLISI: Petugas kepolisian memasang garis polisi (police line) di lokasi penemuan mayat waria yang meninggal di dalam salon, di Kampung Sukamantri, Desa Sukaraya, Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi, Senin (3/10). ARIESANT/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI –¬†Polisi memastikan, penemuan mayat seorang waria yang sudah membusuk di dalam salon kecantikan, adalah korban pembunuhan.

Pasalnya, saat olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan jasad korban, ditemukan luka hantaman benda di bagian kepala. Dugaan sementara, pelaku pembunuhan merupakan teman kerja korban di salon kecantikan tersebut.


Kapolsek Cikarang, Kompol Mustakim mengatakan, korban tewas dibunuh setelah sebelumnya sempat dianiaya. Begitu korban tewas, pelaku langsung pergi meninggalkan di dalam salon, dengan kondisi pintu dikunci dari luar. Hal itu berdasarkan hasil olah TKP di lokasi penemuan mayat.

“Yang jelas, korban dianiaya dulu di dalam salon sampai meninggal. Setelah itu dikunci dari luar,” ujarnya kepada Radar Bekasi, Selasa (4/10).


Lanjut Mustakim, dari hasil pemeriksaan, korban mengalami luka di bagian kepala. Diduga korban dihantam oleh pelaku menggunakan ulekan cabe atau cobek yang terbuat dari batu.

“Jadi, korban ini digetok menggunakan benda semacam cobek yang terbuat dari batu. Sebab, luka ditemukan hanya di bagian kepala saja,” tutur Mustakim.

Di lokasi kejadian tidak ada CCTV. Meski demikian, dirinya menduga pelaku pembunuhan teman kerja korban, yang sekarang sudah menghilang (pergi).

“Kami masih melakukan penyelidikan keberadaan teman kerja korban, yang memang diduga sebagai pelaku pembunuhan,” ucapnya.

Sebelumnya, warga Sukamantri digegerkan dengan penemuan mayat seorang waria yang membusuk di dalam salon kecantikan, yang berada di Jalan Pilar – Sukatani, Kampung Sukamantri, Desa Sukaraya, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi, Senin (3/10).

Jasad waria yang dikenal warga Bunda Butet (50) ini, ditemukan pertama kali oleh Hawanudin Bukhori (45), anak pemilik kios yang curiga karena mencium bau busuk dari dalam salon yang terkunci dari luar. (pra)