Summarecon Crown Gading, Kawasan Berskala Kota Masa Depan

LIHAT MAKET: Calon pembeli melihat maket Summarecon Crown Gading di Marketing Gallery Summarecon Crown Gading, Senin (12/10). EKO ISKANDAR/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI PT Summarecon Agung Tbk mengembangkan kawasan baru, yakni Summarecon Crown Gading seluas 437 hektar di Utara-Timur Jakarta. Dengan konsep mengedepankan sinergi kota modern dan alam, Summarecon Crown Gading akan menjadi kawasan berskala kota masa depan.

Di lokasi kawasan yang terletak di wilayah Kelurahan Setia Asih Kecamatan Tarumajaya Kabupaten Bekasi ini sudah terbangun marketing gallery yang di dalamnya terdapat maket Summarecon Crown Gading. Tak jauh, terdapat unit rumah contoh tipe Jasmia Residence dan Regia Residence dengan perabot lengkap.


President Director PT Summarecon Agung Tbk, Adrianto P. Adhi mengungkapkan, Summarecon Crown Gading merupakan township kedelapan yang dikembangkan Summarecon.

“Selama 47 tahun, setelah kita mengembangkan tujuh township, inilah yang kedelapan,” ujar Adrianto saat acara media preview Summarecon Crown Gading di Marketing Gallery Summarecon Crown Gading, Rabu (12/10/2022).


Tujuh kawasan yang sudah dikembangkan Summarecon, yakni  Kelapa Gading, Serpong, Bekasi, Bandung, Karawang, Makassar dan Bogor. Summarecon Crown Gading, ungkap Adrianto, bakal menjadi proyek yang sangat penting dan bersejarah bagi perseroan karena membawa fenomena konsep dari Kota Summarecon Kelapa Gading.

Summarecon Kelapa Gading merupakan kawasan pertama yang dikembangkan oleh Summarecon dengan berbagai perbaikan dan peningkatan kualitas yang lebih sesuai dengan perkembangan zaman untuk memenuhi kebutuhan konsumen, namun akan tetap terasa kental dengan jiwa dari Kota Summarecon Kelapa Gading.

“Kita sangat yakin growth proyek baru ini, kami bekerjasama dengan Duta Putra Land, partner kami pengembang yang juga cukup lama berpengalaman dalam pengembangan perumahan,” ujar Adrianto.

PEMAPARAN: Executive Director PT Summarecon Agung Tbk Albert Luhur memaparkan, 12 poin besar dari Summarecon Crown Gading di Marketing Gallery Summarecon Crown Gading, Rabu (12/10). ISTIMEWA

 

12 Poin Besar Summarecon Crown Gading

Dalam kesempatan yang sama, Executive Director  PT Summarecon Agung Tbk Albert Luhur memaparkan, 12 poin besar dari Summarecon Crown Gading.

  1.   New City New Kelapa Gading

Albert Luhur mengatakan, Summarecon Crown Gading merupakan ‘New City New Kelapa Gading’.  Ia menjelaskan, kelapa Gading merupakan kawasan berskala kota yang dikembangkan Summarecon sejak 46 tahun lalu. Awalnya, perseroan mengembangkan kawasan itu di atas lahan hanya seluas 10 hektar kemudian menjadi 400 hektar.

Kelapa Gading yang dulunya rawa, kini telah berkembang menjadi kota yang sangat ramai baik dari sisi komersial maupun hunian. Harga properti di kawasan Kelapa Gading menjadi salah satu tertinggi di Jakarta Utara.

Albert berujar, warga Kelapa Gading yang sudah 42 tahun tinggal menginginkan para generasinya juga menempati rumah di kawasan ini. Namun karena keterbatasan lahan perseroan tak bisa mengembangkan kawasan lagi.

Oleh karena itu, Summarecon mengembangkan Summarecon Crown Gading yang dekat dengan Kelapa Gading. Jarak antara Kelapa Gading dan Summarecon Crown Gading sekitar 13 kilometer dengan waktu tempuh berkendara sekitar 15 menit melalui tol dalam kota Kelapa Gading-Pulo Gebang

“Konsep-konsep terbaru kita tuangkan (di Summarecon Cown Kelapa Gading,Red), tapi nilai daripada properti dan harga dari properti itu bisa kita teruskan dari Kelapa Gading ke Summarecon Crown Gading. Makanya kita sebut ini ‘New City’ dengan tagline ‘New Kelapa Gading’,” ujar Albert.

  1.   Boulevard Lebar 40 Meter 

Summarecon Crown Gading akan membangun Boulevard Row 40 atau jalan raya dengan lebar 40 meter. Dengan jalan selebar itu, waktu tempuh berkendara dari Summarecon Crown Gading ke gerbang tol Tarumajaya yang berjarak 1 kilometer akan  lebih cepat.

Sebagai informasi, dengan jalan yang ada sekarang waktu tempuh berkendara menuju tol sekitar 40 menit. Nantinya setelah ada Boulevard Row 40, akses warga akan lebih cepat hanya sekitar 5-8 menit.

“Inilah menjadi titik poin dimana pusat komersial ini akan jadi sangat ramai karena kita bisa melihat di utara kita dengan tol di selatan hunian yang ramai mereka akan berkumpul dan menggunakan akses Summarecon Crown Gading tersebut,” ujarnya.

  1.   Dekat Tol Tarumajaya

Kawasan ini dekat dengan gerbang tol Tarumajaya Jalan Tol Cibitung-Cilincing yang merupakan bagian dari ruas Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) 2.

“Ini bukan sekadar gambaran, tetapi sudah jadi. Memang kita kepada konsumen menjual mimpi, tetapi tidak mimpi semua hal-hal seperti exit tol dan sebagainya ini memang sudah ada di lapangan,” ujar Albert.

  1.   Pengembangan Kawasan 437 Hektar Sangat Ideal

Albert mengatakan, Summarecon Crown Gading dikembangkan di atas lahan seluas 437 hektare sangat ideal. Jika kawasan berskala kota terlalu kecil, maka hanya bisa mengembangkan rumah.

“Kalau terlalu besar kadang-kadang realisasinya juga lama. Bangunannya puluhan tahun, mungkin sampai 30 tahun belum ada hasilnya. Tapi kalau 400 hektare, dimana pengembangan 10 tahun kita sudah bisa melihat fasilitas-fasilitas terbangun,” ular Albert.

Ia membuktikan seperti di kawasan Summarecon Kelapa Gading seluas 400 hektar dan Summarecon Bekasi seluas 300 hektar. Selama satu satu dasawarsa, dua kawasan itu sudah ramai dan berkembang pesat.

Albert mengatakan, konsumen yang membeli rumah di suatu kawasan kerap kali menantikan pembangunan fasilitasnya. “Nah disini kita bisa meyakinkan daripada konsumen dengan skala yang kita bangun ini, kota ini akan cepat terwujud. Tentu saja di kawasan ini kita mempunyai satu sentral CVT yang nantinya ada mal, hotel, apartemen, office, dan macam-macam ada disini,” tutur Albert.

  1.   Kerjasama Dua Developer Besar

Pengembangan Summarecon Crown Gading merupakan hasil kerjasama joint venture antara Summarecon dengan Duta Putra Land. “Kita kerjasama dengan Duta Putra Land. Jadi ini adalah dua developer besar yang mencoba mengembangkan kawasan di Utara Timur ini,” ujar Albert.

Diketahui, Summarecon berdiri pada 1975, sedangkan Duta Putra Land berdiri 1983.

  1.   Menggabungkan antara ‘Urban’ dan ‘Nature’

 Albert mengungkapkan, Summarecon Crown Gading dirancang menjadi kota ‘All in One City’, mengedepankan sinergi antara kota modern dengan alam. Terinspirasi dari tren gaya hidup sehat, pengembangan ekologi Summarecon Crown Gading memungkinkan terciptanya keharmonisan antara warga dengan alam maupun lingkungan sekitar.

“Kawasan ini menggabungkan antara urban dengan nature,” ujar Albert.

Kawasan berskala kota ini akan menyediakan ruang terbuka hijau seluas 26 hektar sebagai upaya berkontribusi dalam pengurangan karbon dengan memperbanyak pepohonan dan penggunaan teknologi ramah lingkungan.

Albert mengungkapkan, nafas serupa ditemui dalam rancang bangun Ibu Kota Negara Nusantara yang merepresentasikan konsep kesatuan namun tetap mengindahkan keasrian lingkungan.

Karena itu, perseroan menggandeng master planner dengan reputasi internasional yang memenangkan sayembara desain Ibu Kota Baru sekaligus Ketua Terpilih Ikatan Ahli Rancang Kota Indonesia 2022-2025, Sibarani Sofyan, untuk merancang master plan Summarecon Crown Gading.

Sementara, desain rumahnya menggandeng arsitek Hadiprana dan Nataneka. Keduanya merancang arsitektur dan interior hunian dengan konsep yang mendukung gaya hidup sehat.

  1.   Semua Fasilitas Terintegrasi melalui Pedestrian

Kehadiran City Center Summarecon Crown Gading seluas 21 hektar akan didesain sebagai Integrated City Center yang dinamis dan berwawasan lingkungan serta dilengkapi dengan Vibrant Walkable Center sebagai akses yang terintegrasi dari berbagai fasilitas yang akan hadir, sekaligus menjadikannya sebagai kawasan ramah bagi pejalan kaki.

Kawasan ini akan dikembangkan menjadi Central Business District (CBD) mall dan beragam fasilitas lainnya seperti apartemen, hotel, club kebugaran, sekolah dan universitas, community center, office park, central garden, serta rumah sakit.

“Nantinya semua fasilitas bisa kita kunjungi dengan jalan kaki melalui pedestrian,” ujar Albert.

  1.   Mall dengan Konsep Baru

Mall yang dihadirkan di kawasan ini akan dibangun dengan konsep baru. Albert menyebutnya sebagai Next Generation Mall. Menurut Albert, biasanya yang dikerjakan seseorang saat mengunjungi mall yakni belanja, makan, maupun menikmati hiburan.

Dengan konsep baru, mall akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas olahraga seperti renang, tenis, dan basket. Dengan demikian, sesudah makan atau belanja pengunjung bisa berolahraga.

“Jadi menggabungkan antara F&B (Food and Beverages), enjoyment, entertainment, dengan wellness,” ujar Albert.

  1.   Super Cluster

Konsep Super Cluster akan diterapkan di kawasan hunian landed. Untuk kawasan hunian landed, Summarecon Crown Gading akan mengembangkan The Florana, sebuah konsep baru Super Cluster yang terletak di Main Gate Selatan.

Di kawasan ini, lingkungan perumahan dilengkapi dengan Serene Green & Lake sebagai jantung kehidupan komunitas klaster. Sebagai Super Cluster, The Florana akan terdiri dari 11 cluster di dalamnya. Beragam fasilitas dapat dengan mudah diakses oleh penghuni melalui rute yang terhubung oleh setiap cluster, seperti garden, danau, 2,6 km jogging track, bicycle line, hingga jalur pedestrian untuk para pejalan kaki.

Di jantung The Florana, penghuni dapat menikmati green spine yang memiliki kesejukan alami, ruang hijau, dan tempat dimana setiap kegiatan luar ruangan menjadi momen terindah.

 

  1.               Infrastruktur World Class

Menurut Albert, dengan master plan yang begitu baik dan segalanya, infrastruktur menjadi hal yang sangat penting. Oleh karena itu dikembangkan Boulevard Row 40 lengkap dengan pedestrian.

“Kita ingin menjadi pusat dari Utara Timur Jakarta ini tentu saja harus didukung dengan infrastruktur yang kita sebut dengan world class,” ungkap Albert.

  1.               Saat Ini, Momen Terbaik Membeli Properti

Saat ini, kata Albert, merupakan momen yang terbaik untuk membeli properti. Banyak keuntungan yang diperoleh dari pembelian properti di Summarecon.

“Kita bisa melihat bahwa selama ini kalau membeli produk-produk Summarecon di saat perdana memang mendapat keuntungan yang sangat-sangat luar biasa. Kita bisa contoh project terakhir di Summarecon Bogor yang kita luncurkan 2020. Waktu itu harga paling murah Rp1,35 miliar. Sekarang barang sama kita jual Rp1,9 miliar,” tutur Albert.

  1.               Harga Perdana Rp952 Juta

Albert berujar, hunian di kawasan ini dijual dengan harga perdana Rp952 juta. Penjualan perdana akan dilakukan pada Sabtu, 12 November 2022. Penjualan Tahap pertama dari Luxury Home ini akan ditawarkan sebanyak total 681 unit, yaitu 417 unit Cluster Regia Residence, hunian berkonsep Modern Tropical Tipe 5×11, 6×11, 7×11, 7×13 dan 8×13 dengan harga mulai Rp952 juta, serta 264 unit Cluster Jasmia Residence, hunian berkonsep Klasik Modern Tipe 9×15, 10×15, dan 12×16 dengan harga mulai Rp2,6 miliar.

Terdapat kemudahan cara pembayaran yaitu dengan program Tunai Bertahap 15 & 27 kali, KPR Express DP minimal sebesar 10 persen, Down Payment (DP) 5 persen Cicil 3 Bulan + Cashback 5 persen. Pemesanan unit telah dibuka dari 18 Oktober 2022 hingga 10 November 2022 dengan sistem CBC (Customer Booking Code). Bagi calon pembeli yang ingin melihat secara langsung dapat berkunjung ke Show Unit yang berada di lokasi, buka setiap hari pukul 09.00 – 17.00 WIB. (oke)

 

RUMAH CONTOH: Rumah contoh Jasmia Residence di kawasan Summarecon Crown Gading, Rabu (12/10). EKO ISKANDAR