Arloji Richard Mille dan Diagram Petinggi Polri

Richard Mille, brand nama jam tangan mewah yang diambil dari nama pembuatnya sendiri. (Richard Mille).

 

RADAR BEKASI.ID, JAKARTA – Nama Richard Mille, merek jam tangan ultra mewah belakangan ini lagi jadi sorotan publik. Hal ini setelah Polri kembali diguncang isu pemerasan korban penipuan arloji mewah Richard Mille.


Sebuah dokumen berisi diagram yang menampilkan petinggi Polri diduga memeras seorang pengusaha bernama Tony Sutrisno yang kemudian viral di media sosial. Tony Sutrisno, nama pengusaha yang ada dalam diagram itu disebut mengalami pemerasan Rp 4 miliar oleh dua petinggi Polri melalui empat anak buahnya.

Omong-omong soal jam tangan Richard Mille sendiri memang barang ini bukan barang sembarangan. Untuk sebuah jam tangan, harganya fantastis. Si pemakai arloji ini biasanya juga bukan orang sembarangan.


Di Indonesia, yang kerap tampil menggunakan jam tangan mahal ini adalah salah satu politikus Partai Nasdem, Sahroni. Beberapa selebritas Tanah Air juga ada yang kerap kedapatan memakai jam tangan ini misalnya Atta Halilintar, Maia Estianty, Rina Nose, dan beberapa artis lainnya.

Lalu, apa yang membuat jam tangan ini begitu istimewa dan mahal harganya? Penasaran?

Dilansir dari Luxury Bazaar, alasan mengapa merek Richard Mille begitu mahal seperti halnya merek arloji kaum jetset lainnya yakni Rolex, Audemars Piguet, Mauboussin, Hublot dan beberapa merek jam mewah lainnya, adalah karena kemewahan dan ekslusivitasnya.

Merek jam tangan ini juga memiliki sejarah pencapaian teknis dan terobosan mode, tidak terkecuali Richard Mille. Merek yang tergolong masih muda ini telah menciptakan tren di pasar jam tangan mewah sejak didirikan pada tahun 1999.

Meskipun pendatang baru, jam tangan Richard Mille mahal, bahkan menurut standar jam tangan mewah. Betapa tidak, harga Richard Mille termurah ada di angka USD 50.000 atau berkisar Rp 780 jutaan.

“Saya ingin orang-orang yang melihat jam tangan saya dan berkata, ‘Wow!’ Dan semakin mereka melihat, mereka semakin masuk ke dalamnya, semakin saya ingin mereka berkata, ‘Wow!’,” kata Richard Mille, nama seorang perajin jam tangan mewah yang kemudian namanya dibuat sebagai merek jam tersebut.

Dengan tujuan ini, tidak mengherankan bahwa harga Richard Mille termasuk yang paling mahal untuk jam tangan di dunia. Untuk tipe RM 35-2 Automatic Rafael Nadal, misalnya, pernah dijual seharga sekitar USD 135.000 atau setara dengan Rp 2,1 miliar lebih.

Namun, karena model yang sekarang dihentikan, seri ini kini sangat sulit ditemukan. Saat ini, harganya berkisar antara USD 400.000 hingga USD 510.000 atau setara dengan Rp 6,2 miliar-Rp 7,9 miliar lebih.

Itu belum cukup mahal. Masih ada yang lebih gila lagi harganya. Salah satunya adalah Tourbillon Sapphire RM 56-02, dengan harga lebih dari USD 2 juta atau setara dengan Rp 31 miliar lebih. Jam ini memiliki casingyang terbuat dari safir dan arloji Tourbillon yang elegan ini dibuat dengan sangat ringan.

Sementara terkait sejarah, Richard Mille memulai karirnya pada tahun 1970-an dengan Finhor, sebuah perusahaan pembuat jam Prancis. Setelah perusahaan lokal dibeli oleh Matra pada tahun 1981, Mille naik pangkat sampai dia mulai mengelola seluruh operasi pembuatan jam perusahaan, dengan fokus pada merek seperti Cupillard Rieme dan Yema.

Mille meninggalkan operasi pembuatan jam tangan Matra (yang saat itu telah dibeli oleh Seiko) satu dekade kemudian untuk mulai membuat jam tangan untuk Mauboussin, sebuah perusahaan perhiasan yang baru mengenal jam tangan mewah. Tujuh tahun kemudian, Richard Mille akhirnya memulai mereknya sendiri, berkolaborasi dengan pemain mapan seperti Audemars Piguet.

“Pada tahun 2001 RM 001 menandai awal dari era baru dalam pembuatan jam tangan. Maka, lahirlah jam tangan Richard Mille yang pertama, yang rilisnya merevolusi dunia pembuatan jam tangan mewah,” jelas deskripsi RM001 dari situs web Richard Mille.

Dengan keahlian teknis dan pengetahuan mendalam tentang tampilan mewah, Richard Mille merilis jam tangan pertamanya hanya dua tahun setelah mendirikan perusahaannya. RM001, dirilis pada tahun 2001, adalah arloji tourbillon yang dirancang untuk mempercepat pembuatan jam dabad ke-21.

Bukan rahasia lagi bahwa salah satu bagian dari daya pikat jam tangan Richard Mille adalah dukungan profil tinggi dari selebriti (seperti Natalie Portman dan Jackie Chan), serta sponsor atlet mulai dari pembalap Formula Satu hingga pemain tenis Spanyol Rafael Nadal.

Namun yang bikin jam tangan Richard Mille jadi mahal banget bukan karena sokongan selebriti saja yang merupakan penggunanya. Kunci dari label harga jam tangan sebenarnya adalah elemen inti dari arloji. Elemen-elemen ini termasuk desain, bahan, dan keanggunan teknis gerakan.

Richard Mille terkenal karena menggunakan bahan casing dan pelat dasar yang unik, seperti karbon nanotube, emas yang menyatu dengan karbon, dan keramik yang dikeraskan. Kemudian bahan ini diracik sedemikian rupa dan jadilah jam Richard Mille.

Terakhir, sebagai penanda bahwa ini adalah Richard Mille, biasanya jam tangan Richard Mille umumnya memiliki tourbillon, sangkar berputar yang membawa tingkat kecanggihan baru sebagai mesin penggeraknya. Mesin jamnya dibuat dengan berbagai bahan khas sebagai campuran titanium. (jpc)