Konser Musik di Kongo Berujung Maut, 11 Tewas Terinjak-Injak

Illustrasi : Konser penyanyi Fally Ipupa di Kongo berujung maut dan menewaskan 11 orang. Korban tewas disebut karena terinjak-injak penonton lain. (Paul Lorgerie/Reuters)
  RADARBEKASI.ID, KONGO – Kerumunan massa dan berdesak-desakan juga terjadi dalam konser musik di Kongo. Konser penyanyi Fally Ipupa berujung maut dan menewaskan 11 orang. Korban tewas disebut karena terinjak-injak penonton lain. Menteri Dalam Negeri Kongo menyalahkan penyelenggara karena konser itu penuh sesak yang menghadirkan bintang musik Afrika Fally Ipupa. “Ini melebihi kapasitas,” kata Menteri Dalam Negeri Kongo Daniel Aselo Okito. Stadion penuh sesak melebihi kapasitas 80 ribu orang dan beberapa penonton akhirnya memaksa masuk ke bagian VIP dan khusus. Dari 11 yang tewas, 2 di antaranya adalah polisi. “Bahkan termasuk 2 polisi,” kata Daniel. Dia mengirimkan belasungkawa kepada kerabat para korban. Ia menyesalkan hilangnya nyawa manusia akibat konser tersebut. “Penyelenggara harus dihukum,” ujarnya. Pasukan keamanan sebelumnya juga sudah menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa di jalan-jalan di luar stadion. Namun, penonton tak terbendung untuk melihat idolanya. Fally Ipupa, pria berusia 44 tahun, adalah musisi terkemuka Afrika yang albumnya terjual di seluruh dunia. Jumlah penonton di dalam stadion jauh melebihi jumlah yang dapat dikendalikan oleh personel keamanan negara dan swasta. Kepala polisi Kinshasa Jenderal Sylvain Sasongo mengatakan kepada ACP bahwa dari 11 yang tewas, 9 orang warga sipil dan 2 lainnya polisi. “Begitu banyaknya orang, polisi tidak bisa bertahan dan turut menjadi korban,” kata ACP. (jpc)