Pembangunan Alun-alun Ditarget Selesai Akhir Desember

DIBERI PENJELASAN: Penjabat (Pj) Bupati Bekasi, Dani Ramdan diberi penjelasan saat meninjau pembangunan Alun-alun Kabupaten Bekasi, di Desa Tamansari, Setu, Kabupaten Bekasi, Rabu (2/11). Pembangunan alun-alun yang dibiayai oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat itu, ditargetkan rampung pada Desember 2022. ARIESANT/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Pengerjaan Alun-alun di Desa Tamansari, Setu, Kabupaten Bekasi, yang dibiayai oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) ini, ditargetkan rampung pada Desember 2022.

Alun-alun tingkat kecamatan yang dibangun di atas lahan kurang dari satu hektar tersebut, akan dilengkapi sejumlah fasilitas. Diantaranya lapangan untuk berlari (jogging track), taman bermain untuk anak anak, serta sarana ibadah.


Penjabat (Pj) Bupati Bekasi, Dani Ramdan mengungkapkan, realisasi pembangunan Alun-alun ini terkoneksi dengan hutan kota milik Pemprov Jabar, yang luasnya empat hektar.

“Sekarang dalam proses pengerjaan, Insya Allah di akhir Desember sudah selesai, dan peresmiannya disesuaikan dengan agenda Pak Gubernur, sekaligus perayaan tahun baru. Luas lahan untuk Alun-alun 9.900 meter, tapi terkoneksi dengan kawasan hutan kota seluas hektar, jadi total ada lima hektar kurang lebih,” ujarnya.


Menurut Dani, wilayah Setu akan terus dipertahankan sebagai kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH), didukung dengan fasilitas-fasilitas memadai, seperti plaza, masjid/mushola, pameran, sarana olahraga dan lainnya.

“Setu ini akan kami pertahankan sebagai kawasan RTH yang didukung berbagai fasilitas-fasilitas lain untuk masyarakat, sehingga tidak 100 persen hutan hijau,” terang Dani.

Ia menambahkan, dengan dibangunnya alun-alun ini, akan berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat, kawasan perumahan, dan UMKM. Harapannya, masyarakat juga mampu menjaga ketertiban fasilitas maupun kenyamanan alun-alun ini nantinya.

“Masyarakat juga harus ikut menjaga, jangan sampai ada yang rusak atau hilang. Saya pikir juga akan berdampak positif bagi perekonomian masyarakat,” ucap Dani.

Sementara itu, selaku pelaksana pembangunan (kontraktor), Slamet Hariyono menjelaskan, saat ini tinggal memasuki tahap proses akhir.

”Kami akan maksimalkan pengerjaannya. Sebab rencananya, peresmian akan dilakukan langsung oleh Pak Gubernur,” tandas Slamet. (and)