REI Gagas Pameran Rumah Subsidi dan Komersil

FOTO BERSAMA: Sejumlah pengurus Real Estat Indonesia (REI) Kabupaten Bekasi, foto bersama di sela acara pameran propertI rumah subsidi dan komersil, di Living Plaza, Jalan Raya Jababeka 2, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Rabu (9/11). IST/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Bisnis properti di Kabupaten Bekasi mulai merangkak bangkit setelah dihantam pandemi Covid-19 selama dua tahun belakangan ini.

Hal tersebut dibuktikan melalui pameran properti rumah subsidi dan komersial yang digagas oleh Real Estat Indonesia (REI) Kabupaten Bekasi, di Living Plaza, Jalan Raya Jababeka 2, Cikarang Utara, Rabu (9/11).


Pameran tersebut akan berlangsung selama satu minggu kedepan, mulai tanggal 9 sampai 15 November 2022, dengan menampilkan puluhan stand yang menawarkan rumah subsidi dan komersial dari berbagai wilayah, atau kecamatan yang ada di Kabupaten Bekasi, Karawang, maupun Kota Bekasi.

“Event pameran BTN REI properti Bekasi expo 2022 ini merupakan kolaborasi antara REI Bekasi dengan BTN Kanwil Satu,” ujar Ketua REI Kabupaten Bekasi, Tuti Mugi Astuti, usai membuka pameran tersebut.


Ia menargetkan, dalam pameran yang berlangsung selama satu minggu ini, transaksinya bisa mencapai Rp 240 miliar. Dengan jumlah pengunjung sebanyak tiga ribu orang. Hal itu mengingat, pada pameran kali ini, pihaknya menampilkan puluhan stand properti yang berada di sekitar Cikarang (Kabupaten Bekasi), Karawang, dan Kota Bekasi.

“Pameran ini diikuti oleh 30 pengembang properti, ada yang subsidi, komersil, dan apartemen,” terangnya.

Tuti sangat optimis, target tersebut bisa tercapai, karena melihat potensi yang ada di Kabupaten Bekasi.

“Insya Allah bisa tercapai, karena lokasi pameran berada di tempat strategis kawasan industri. Otomatis banyak karyawan yang butuh rumah. Disini banyak rumah-rumah subsidi yang memang dibutuhkan oleh para karyawan,” ucapnya.

Tuti mengungkapkan, tidak bisa dipungkiri, saat pandemi Covid-19, bisnis properti menurun sampai 50 persen. Kemudian sekarang, bisnisnya ini sudah mulai merangkak naik.

“Sekarang peningkatannya sudah mulai bagus, walaupun pada saat Covid-19 ada penurunan sampai 50 persen,” tuturnya.

Dirinya sangat berharap, warga Kabupaten Bekasi bisa hadir dalam pameran ini, terutama yang belum memiliki rumah, karena tidak perlu mengeluarkan uang banyak untuk punya rumah yang nyaman.

“Saatnya sekarang ini memiliki rumah sendiri, dengan cara mudah dan nggak bikin pusing, yaitu datang ke pameran perumahaan di Living Plaza. Apalagi ada yang bisa beli rumah cukup mengeluarkan uang muka Rp 1 juta sampai Rp 2 juta, dengan angsuran per bulan hanya Rp 1 juta lebih sedikit,” pungkas Tuti. (pra)